entry image

BPSMB SURAKARTA MENYELENGGARAKAN PELATIHAN ASESOR ISO 9001 : 2015, SNI/ISO 19011 : 2012 DAN KEAMANAN PANGAN


Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Surakarta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan The Spring Institute menyelenggarakan “Pelatihan Asesor ISO 9001 : 2015, SNI/ISO 19011 : 2012 dan Keamanan Pangan. Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga) hari pada tanggal 28 – 30 November 2017 bertempat di Fave Hotel, Jl. Adi Sucipto No. 60 Surakarta. Peserta yang mengikuti Pelatihan Asesor ISO 9001 : 2015, SNI/ISO 19011 : 2012 Dan Keamanan pangan adalah perusahaan/customer BPSMB yang menerapkan Sistem Manajamen Mutu antara lain Kopi Mukidi, Temanggung, Puskud Metaram, Yogyakarta, Kopi CV. Cakra, Salatiga, CV. Titis Margahayu, Karanganyar dan PT. Dzakya Tirta Utama, Karanganyar.

Materi pada tanggal 28 November 2017 meliputi ISO 9001 : 2015 dan Lanjutan ISO 9001 : 2015 (Sub topik : Risk & Opportunities) yang diisi oleh Narasumber yaitu Drs. Sigit p, Apt. Materi hari kedua pada tanggal 29 November 2017 meliputi SNI/ISO 19011 : 2012 dan materi tentang Keamanan Pangan yang diisi oleh Narasumber yaitu DR. Sunarya dari The Spring Institute. Materi pada hari ketiga tanggal 30 November 2017 meliputi Materi tentang Pengantar Sistem Manajemen Pangan dan Regulasi serta Kebijakan Terkait Keamanan Pangan.

Tujuan diadakannya Pelatihan Asesor ISO 9001 : 2015, SNI/ISO 19011 : 2012 Dan Keamanan pangan antara lain :

  1. Mendapatkan pemahaman yang memadai terkait dengan pentingnya standart mutu dan jaminan mutu bagi perkembangan bisnis.
  2. Mampu menuangkan kebijakan-kebijakan dalam dokumen ISO 9001 : 2015.
  3. Mampu merencanakan langkah-langkah implementasi, pengembangan sistem dan strategi peningkatan mutu yang berkesinambungan berdasarkan persyaratan SMM ISO 9001 : 2015.
  4. Dapat melakukan tata cara audit yang baik dan konsisten sesuai persyaratan (SNI/ISO 19011 : 2012).
  5. Dapat menghasilkan pangan yang bermutu, layak dikonsumsi secara aman bagi kesehatan.

Dapat mengidentifikasi resiko keamanan pangan, mencegah bahaya dalam keamanan pangan.