DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

BUSINESS MATCHING DIALOG PERDAGANGAN PENETRASI PASAR KE KAWASAN ASIA MELALUI TIONGKOK


Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah didukung oleh Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 19 Maret 2019 menggelar acara Business Matching yang dikemas dalam Dialog Perdagangan Penetrasi Pasar ke Kawasan Asia melalui Tiongkok di Surakarta.

“Kegiatan ini merupakan salah satu fasilitasi Pemprov. Jateng untuk mengidentifikasi masalah atau hambatan serta peluang promosi dan kerjasama dengan Negara Tiongkok.” Jelas Haryanta, SH, MM. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Prov. Jateng yang membuka acara tersebut di Tawang Arum, Balai Kota Surakarta.

“Kegiatan ini mengakomodir para pelaku usaha ekspor Jawa Tengah dalam memperluas jejaring dan knowledge ekspor ke Tiongkok. Kawasan Solo Raya banyak terdapat perusahaan ekspor yang pangsa pasar rutinnya adalah Tiongkok dan seperti yang kita ketahui bersama, perang dagang Tiongkok – Amerika tidak hanya sebagai tantangan buat kita, tapi juga menciptakan peluang dan benefit buat kita, sehingga perlu kita beri informasi yang detail dan jelas kepada para pelaku bisnis, yang nantinya akan good impact untuk kinerja ekspor Jawa Tengah” papar Drs. Subagiyo, MM. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta saat memrikan sambutan kepada peserta yang hadir dalam kegiatan dialog interaktif berjumlah sekitar 75 (tujuh puluh lima) orang terdiri dari pelaku usaha/asosiasi dan Dinas Perdagangan Karisidenan Solo Raya.

Adapun narasumber pusat dari Kementerian Perdagangan RI yang dihadirkan oleh panitia, yaitu Kasubdit Mitra Amerika, Eropa dan Afrika, Direktorat Perundingan ASEAN Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (Ibu Werdi Ariyani) yang menyampaikan materi “Strategi Pemanfaat Free Trade Agreement (FTA) dalam Kerjasama Indonesia – China” dan  Kasubdit Amerika Eropa  Direktorat Jenderal Kerjasama Pengembangan Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Bachtiar Pangaribuan) dengan materi “Perdagangan Indonesia - Republik Rakyat Tiongkok dan Program Promosi Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional”. Dan narasumber daerah yang hadir adalah Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah (M. Chamim Irfani) yang menyampaikan materi “Kontribusi Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah”, yang dimoderatori oleh David Wijaya, Ketua Kadin Kota Surakarta.

Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Business Matching antara Kota Surakarta dengan Kota Jinjiang Tiongkok tentang “Peningkatan Fasilitasi Business to Business Linkage di Sektor Perdagangan dan Teknologi Industri”.

Penandatangan MOU tersebut merupakan salah satu implementasi hasil kerjasama perdagangan Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Fujian yang disepakati bulan September 2018 lalu saat event China International Fair for Investment and Trade (CIFIT). Adapun rencana tindaklanjut lainnya di bulan April 2019 akan hadir Delegasi Bisnis Fujian ke Jawa Tengah dan Jakarta untuk lebih memperluas jejaring pemasaran penetrasi pasar Jawa Tengah – Tiongkok. Selanjutnya di tahun 2020, Delegasi Kota Surakarta akan melakukan pertemuan bisnis di Jinjiang guna mendiskusikan program capacity building antara kedua kota.