entry image

Bimbingan Teknis Pelatihan Ekspor Fokus Pemasaran Wilayah Afrika


Dalam rangka untuk memotivasi pengusaha Jawa Tengah khususnya dari kalangan IKM / UKM, Dinas Perindag Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia, Kementerian Perdagangan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Manajemen Ekspor (Pelatihan Ekspor) dengan Fokus Pemesaran Ekspor ke Wilayah Afrika. Bimtek manajemen ekspor (Pelatihan ekspor) ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, dilaksanakan selama tiga hari dimulai hari Selasa, 18 September  s.d  Kamis 20 September 2018 di HOTEL DAFAM Semarang. Dengan menghadirkan Narasumber atau Tim Pengajar dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (BBPPEI) Kementerian Perdagangan.

Afrika Selatan merupakan salah satu negara potensial sebagai pintu masuk kegiatan ekspor barang dan jasa Indonesia ke pasar- pasar lainnya di kawasan Afrika. Melalui kerja sama perdagangan bebas Southern Africa Development Community (SADC) yang beranggotakan 15 negara dengan total populasi 258 juta jiwa dan PDB USD 471 miliar, Afrika menjadi semakin menarik sebagai negara tujuan ekspor. Kawasan Afrika secara keseluruhan dengan total penduduk sekitar 941,51 juta jiwa dan  tingkat pertumbuhan penduduk 3 % per tahun merupakan pasar yang sangat potensial dan layak untuk dijadikan pasar tujuan ekspor selain pasar tradisional, seperti Amerika, Eropa, Australia dan lainnya.

Kegiatan ini dilaksanakan karena penetrasi pasar ke negara tradisional sudah mulai jenuh, untuk itu kita perlu adanya pengembangan pasar ke negara tujuan ekspor  baru khususnya ke emerging market.  Afrika Selatan dan beberapa negara  kawasan Afrika lainnya  merupakan  salah satu pasar tujuan ekspor  Indonesia. Pemerintah mulai fokus pada kerja sama perdagangan dengan Afrika Selatan dan Afrika lainnya untuk masarkan produk-produk Indonesia, sekaligus kita memanfaatkan potensi yang ada pada negara tersebut. Dengan Bimtek ini kami berharap akan dapat menumbuh kembangkan eksportir-eksportir baru yang handal dan mampu menembus pasar Afrika yang masih terbuka luas.