DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

DESAINER FASHION JAWA TENGAH BERPELUANG DI PASAR DOMESTIK MAUPUN EKSPOR


Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah memfasilitasi para IKM dan desainer muda berbakat di wilayah Boyolali untuk meningkatkan daya saing produk fashion. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan produk fashion yang lebih berkualitas dan up to date sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan bergengsi.

“Dalam perkembangannya produk fashion yang meliputi busana dan tekstil tradisional maupun tekstil manufactur ini mempunyai peluang yang masih sangat terbuka baik pasar domestik maupun ekspor” tegas Suyitno Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Boyolali yang berkesempatan memberikan sambutan mewakili Kepala Disperindag Prov. Jateng pada pembukaan Kegiatan Peningkatan Kompetensi Industri Fashion, Boyolali, Rabu (1/3).

Menurut Suyitno, Indonesia merupakan poros Fashion khususnya busana muslim. “Hal tersebut merupakan peluang bagi IKM Fashion dalam  mengembangkan usahanya dalam membidik pasar lokal maupun pasar ekspor yang masih sangat potensial. Ditunjang lagi Jawa Tengah merupakan Kota budaya dan penghasil bahan tekstil tradisional seperti batik, tenun dan bordir yang cukup unik dan sebagai bahan baku utama untuk industri busana fashion dan mempunyai added value yang tinggi,” paparnya.

Suyitno juga mengungkapkan, Industri fashion ini masih mempunyai beberapa kandala dalam bersaing di pasar global diantaranya adalah kelemahan dalam menampilkan desain maupun ketergantungan bahan baku impor sehingga daya saing produk menjadi lemah.

Untuk itu, Suyitno menjelaskan dengan mencermati kondisi tersebut pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menjalin kerjasama antar stakeholder / pemangku kepentingan yang dikemas dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Industri ILMT yang dalam hal ini memfokuskan peningkatan kompetensi dibidang Fashion Busana.

“Diharapkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan dapat dirasakan manfaatnya dan bersedia untuk menularkan ilmunya kepada para IKM yang belum mendapat kesempatan untuk iikut pelatihan. Dan pada akhirnya nanti dapat memberikan kontribusi secara optimal akan perkembangan industri Fashion di Jawa Tengah” pungkas Suyitno.

*Materi bisa diunduh di https://drive.google.com/open?id=0B6PTixw8LoMIRm81SU9XTTRUNms