entry image

Disperindag Prov. Jateng : Stok dan Harga Beras Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru Terpantau Normal


Pemantauan ketersediaan bahan pokok (beras) dalam rangka Hari Besar Keagamaan (Natal) dan Tahun Baru sekaligus monitoring implementasi Permendag No. 59 Tahun 2018 terkait kewajiban pencantuman Label Beras Dalam Kemasan.
 
Jelang natal dan tahun baru permintaan pasokan beras telah mengalami kenaikan sedangkan menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah memastikan pasokan serta ketersediaan beras masih aman bahkan sesuai pantauan di lapangan kenaikan harga beras kali ini masih normal. Pengawasan di lakukan di Pasar Dargo Semarang pada tanggal 13 Desember 2018.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan pengawasan terkait upaya pengendalian harga kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun  baru. Dalam pengawasan tersebut Disperindag Prov. Jateng telah membidik sejumlah pusat distributor beras yang saat ini telah mengalami kenaikan pada permintaan, seperti hal nya pada komplek distributor beras dargo semarang.
 
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah mengatakan pasokan serta ketersediaan beras jelang natal dan tahun  baru dipastikan masih aman. Mengingat permintaan kali ini kebanyakan tidak dari individu rumah tangga, namun dari kalangan kelompok. Selain itu Bapak Arif Sambodo juga menghimbau kepada para distributor agar beras kemasan yang dijual wajib dicantumkan pelabelan, diantaranya beras berklasifikasi premium, maupun medium. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 59 Tahun 2018 Tentang Kewajiban Pencantuman Label Kemasan Beras. Bahkan bagi mereka yang melanggar dapat di kenakan sanksi pencabutan ijin usaha.
Sementara itu menyikapi tingginya permintaan pada moment natal dan tahun baru, sejumlah distributor beras mengaku telah menyiapkan stock beras hingga mencapai 20 ton. Sedangkan untuk harga  eceran mereka menaikan antara 150 rupiah hingga 200 rupiah perkilogram.