entry image

FGD Penanganan Permasalahan Ekspor Tekstil Dan Produk Tekstil


Dalam rangka meningkatkan dan memperlancar kegiatan ekspor Tekstil dan Produk Tekstil di luar negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) yang bertemakan “Penanganan Permasalahan Ekspor Tekstil dan Produk Tekstil” di Hotel Dafam pada tanggal 19 September 2017 dengan jumlah peserta sebanyak 30 perusahaan Tekstil dan Produk Tekstil.

Kegiatan FGD tersebut dibuka dengan sambutan dari Sekretaris Dinas Perindag Provinsi Jawa Tengah, Ratna Kawuri, SH. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan perkembangan ekspor Tekstil dan Produk Tekstil di Jawa Tengah. Pada tahun 2016, produk tersebut mencapai share terbesar dari total ekspor Jawa Tengah yaitu sebesar 42%. Meskipun memiliki share ekspor terbesar, namun kebutuhan bahan baku produksi sektor tersebut mayoritas masih diimpor. Hal ini sangat ironi apabila di bagian Hulu dan Hilir sektor produk tersebut di daerah Jawa Tengah sangat lengkap. Bagaimana cara memaksimalkan potensi dalam negeri untuk mendukung sektor industri Tekstil dan Produk Tekstil di Jawa Tengah. Sekretaris Disperindag Provinsi Jawa Tengah mengharapkan agar para pelaku usaha memanfaatkan kegiatan ini untuk menyampaikan segala permasalahan di sektor industri Tekstil dan Produk Tekstil baik di dalam dan luar negeri. Kegiatan FGD ini juga menghadirkan para narasumber dari Direktorat Pengamanan Perdagangan dan Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu – Kementerian Perdagangan, Kanwil Ditjen Bea dan Cukai wilayah Jateng-DIY – Kementerian Keuangan, Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Tengah.