entry image

FORUM PENGUATAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI KAWASAN ASEAN


Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Forum Penguatan Perdagangan Internasional di Kawasan ASEAN yang bertema “PENGUATAN KAPASITAS DAN NETWORKING STAKEHOLDERS PERDAGANGAN JAWA TENGAH DI PASAR BEBAS ASEAN” di The Alana Hotel & Convention Centre Solo tanggal 17 s.d 18 September 2018. Forum dihadiri sekitar 100 peserta yang terdiri dari Kepala Dinas atau Pejabat Pemkab/Pemkot Se-Jawa Tengah yang menangani perdagangan, Pengurus KADIN Kab/Kota terpilih dan Eksportir/ Perusahaan berpotentasi ekspor di Jawa Tengah.

Narasumber yang hadir dari DITJEN Pengembangan Ekspor Nasional, DITJEN Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Komite Tetap KADIN Jawa Tengah dan Manajer Marketing PT. Wisanka Solo yang berbagi pengalamannya cara menembus pasar ekspor ASEAN hingga terus berkembang memperluas pasar ekspor di negara mitra ASEAN. “kegiatan ini memiliki makna penning sebagai upaya kita bersama dalam menyusun langkah strategis dan visioner dalam menghadapi isu – isu ASEAN serta memacu daya saing produk dan meningkatkan kinerja ekspor Jawa Tengah” jelas M.Arif Sambodo, Kepala Disperindag Prov. Jateng yang membuka acara tersebut pada Senin, 17 September 2018.

Seiring perkembangan pasar bebas ASEAN, Kementerian Perdagangan terus melakukan integrasi ekonomi dengan lingkup yang lebih luas melalui Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP). ASEAN membutuhkan akselerasi perundingan RCEP yang akan membuka peluang kerjasama ekonomi antara 16 negara anggota yang memberikan kontribusi lebih dari 30 persen produk domestik bruto dunia. Hal tersebut akan membuka akses baru bagi dunia IKM dan UKM untuk memasuki pasar ekspor lebih luas lagi.

“Dijaman now pelaku usaha tidak hanya dihadapkan tantangan, tetapi juga peluang-peluang yang harus dimanfaatkan, seperti pesatnya pertumbuhan teknologi digital menjadikan niaga elektronik (e-commerce) menjadi bagian tidak terpisahkan dari masa depan perekonomian kita. Tentunya, pertumbuhan teknologi digital diharapkan dapat mendorong inovasi-inovasi di kawasan ASEAN, khususnya Indonesia dan Jawa Tengah” lanjut M. Arif Sambodo yang juga merangkum beberapa analisis peluang pasar ekspor di negara yang menjadi target misi dagang Jawa Tengah ditahun 2017-2018.

Forum ini mendapat apresiasi tinggi dari para peserta yang hadir, terlihat dari penuhnya ruangan dan antusias diskusi tanya jawab hingga lebih dari 3 sesi. Disamping itu, Forum ini dapat mendorong pelaku usaha dalam menambah pengetahuan dalam memperluas pasar ekspor, meningkatkan kesadaran untuk membuat produk yang berdaya saing dan berkualitas tinggi, serta mempersiapkan target pasar yang tepat bagi produk mereka sehingga dapat bersaing di pasar bebas ASEAN.