DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

FTA Center Semarang – Disperindag Prov Jateng Dorong UKM Genjot Pasar Ekspor


Di tengah pandemi virus corona 19 yang menerjang 216 negara –negara di dunia termasuk Indonesia, UKM Jawa Tengah terus didorong melakukan ekspor secara masif ke pasar global.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Perindag Prov.Jateng memberikan akses informasi yang luas kepada UKM potensial ekspor untuk mengembangkan pasar manca negara tujuanya agar investasi di Jawa Tengah berkembang sehinga mampu menyerap tenaga kerja.

Salah satu pemberian akses informasi yang luas adalah dengan dibentuknya FTA Center Semarang yang ditujukan agar perkembangan bisnis antara Provinsi Jawa Tengah dengan negara-negara pengimpor makin maju.

Oleh karena itu keberadaan FTA Center Semarang diharapkan akan memberikan akses dan informasi seluas-luas bagi UKM Jawa Tengah tentang berbagai hal di bidang perdagangan internasional khususnya kesepakatan perjanjian Indonesia dengan mitra dagangnya seperti Indonesia dengan ASEAN, Indonesia-Korea, Indonesia-Jepang, Indonesia-Australia, Indonesia-Pakistan, Indonesia-India dan Indonesia Chili.

Dengan kata lain terbentuknya FTA Center Semarang diharapkan berdampak positip bagi perkembangan trade creation dan trade diversion di Jawa Tengah.

Trade creation yakni terciptanya transaksi dagang antara anggota FTA yang sebelumnya tidak pernah terjadi, akibat adanya insentif yang berasal dari dibetuknya FTA.

Seperti halnya dengan PT.Swarna Agronusa eksportir hasil perkebunan / pertanian, setelah beberapa kali melakukan konsultasi dengan FTA Center Semarang, eksportir tersebut mampu menembus pasar ekspor ke negara tujuan ekspor (NTE) Chenai-India dengan komoditas chlove yang nilainya lumayan besar.

Tentunya masih banyak komoditas perkebunan / pertanian Jawa Tengah yang dapat dieksplorasi untuk diekspor antara lain ; kentang, ketela, wortel, idamame, kopi, asem jawa, pala dan lain sebagainya.

Ayoo #UKM #ekspor siapa lagi yang menyusul ? (tgh@)