entry image

KITE IKM SALAH SATU SOLUSI MENGATASI KESULITAN BAHAN BAKU DAN BARANG MODAL EKSPORTIR IKM JAWA TENGAH


Untuk menumbuh kembangkan ekspor di Jawa Tengah, pada tanggal 25 Juli 2018 Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan KITE (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor)  IKM (Industri Kecil Menengah) bagi perusahaan IKM ekspor Jawa Tengh dengan tema “KITE IKM merupakan salah satu cara mudah untuk memperoleh bahan baku dan barang Modal bagi IKM Jawa Tengah”.  Acara tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Dengan menghadirkan Narasumber dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DIY, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Tengah dan Praktisi (Eksportir) CV. Yudhistira Furniture.

Workshop ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan sekaligus memberikan solusi  perihal permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam pemanfaatan KITE IKM ini, sehingga tujuan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan ini dapat bermanfaat bagi IKM ekspor Jawa Tengah. Untuk membuka akses pasar tidaklah mudah kita harus kerja ektra keras untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain. Produktifitas harus ditingkatkan baik dari segi kualitas maupun kuantitas dan tentunya dengan harga jual  yang kompetitif. Semua itu bisa kita lakukan  manakala faktor-faktor produksi terpenuhi salah satunya adalah mudahnya untuk mendapatkan barang modal dan bahan baku industri.

Dalam pemenuhan bahan baku dan barang modal ini ada kalanya kita membutuhkan terhadap barang impor manakala barang yang dibutuhkan tidak tersedia di dalam negeri atau tersedia akan tetapi harganya jauh lebih mahal dari barang impor. Hali ini menjadikan harga jual barang yang kita produksi tidak kompetitif di pasaran, sehingga kalah bersaing dengan produk dari negara lain. Untuk mengatasi hal tersebut impor menjadi salah satu solusi yang dapat dilakukan. Impor bukan menjadi hal yang tabu karena memang benar-benar untuk kebutuhan industri yang nantinya dapat mendorong kepada peningkatan ekspor. Dalam hal ini pemerintah memiliki fasilitas KITE IKM, yang dapat dimanfaatkan oleh IKM ekspor yang menggunakan bahan baku impor.

Pada Kenyataannya KITE IKM ini baru dimanfaatkan oleh sebagian kecil eksportir IKM yang menggunakan bahan baku impor dengan berbagai pertimbangan. Melalui workshop ini diharapkan agar para peserta khususnya eksportir IKM yang menggunakan bahan baku impor dapat menggunakan kesempatan ini dengan bertukar pikiran dan berdiskusi dengan narasumber sehingga semakin paham dalam memanfaatkan fasilitas KITE IKM ini, sehingga peningkatan ekspor non migas Jawa Tengah dapat tercapai dan kesejahteraan masyarakat akan semakin terangkat