DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

PAKAN IKAN MURAH DARI LIMBAH RUMAH TANGGA


Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki potensi yang cukup besar dalam mengembangkan pembudidayaan ikan. Namun kondisi dilapangan terdapat kendala dalam ketersediaan pakan ikan dengan harga yang terjangkau. Harga pakan ikan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu merupakan salah satu kendala yang dihadapi pembudidaya ikan.

Pengolahan limbah organik menjadi pakan ikan melalui beberapa tahapan yaitu pembersihan (pencucian/pemanasan), pengeringan, penepungan, pencampuran dan proses peletiser. Dalam proses pembuatan pakan ikan dapat menggunakan mesin mixer untuk pencampuran bahan, mesin penepung saat membuat bahan menjadi tepung dan mesin peletizer untuk proses pembentukan pelet. Dengan memanfaatkan mesin – mesin tersebut dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pakan ikan.

“Selalu berinovasi dalam menghadapi setiap hambatan atau kendala dan merubahnya sebagai peluang /potensi merupakan hal penting bagi pelaku usaha agar dapat bersaing di pasaran. Penggunaan limbah rumah tangga yang tidak memiliki nilai ekonomis digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pakan ikan untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau dari pakan ikan parbrikan merupakan salah satu contoh inovasi dalam mengatasi kendala pakan ikan yang semakin mahal. Kami berharap materi-materi yang telah diajarkan dalam pembuatan pakan ikan tersebut dapat diterapkan lingkungan masing-masing sehingga dapat mendorong pertumbuhan industri dan ketersediaan pakan ikan yang murah.” Ungkap Hadi Pangestu, SH selaku Kepala Seksi Penerapan dan Rekayasa Teknologi Logam dan Kayu Balai Pegembangan Teknologi Logam dan Kayu saat acara penutupan kegiatan Penerapan Teknologi Tepat Guna Pengolahan Limbah Organik Menjadi Pakan Ikan pada tanggal 28 Juli 2017 di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kab. Banyumas.