DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

PELABUHAN TANJUNG EMAS MERUPAKAN PELABUHAN INTERNASIONAL TERMURAH DI BANDINGKAN DAERAH LAIN


Gathering yang  dilaksanakan di Aula Lantai V Kantor Dinperindag Provinsi Jawa Tengah pada Tanggal 29 November 2016 ini bertujuan untuk memberikan sarana komunikasi kepada para eksportir dan pelaku usaha dalam rangka pengembangan ekspor khususnya di Jawa Tengah.

Bapak Wakil Gubernur menyampaikan dunia usaha juga memberikan peranan penting dalam perekonomian Jawa Tengah, salah satunya adalah dengan berperan aktif mensukseskan program tax amnesty.

 “Perubahan yang sangat signifikan terhadap sistem yang diterapkan di Terminal Petikemas Semarang. Kinerja TPKS sangat baik, sehingga dirasa merupakan pelabuhan internasional yang paling murah apabila dibandingkan dengan Tanjung Priok, Makassar, Medan, dll. Disampaikan bahwa biaya bisa lebih rendah 30 %. Tidak terjadi dweling time lagi di TPKS, SOP yang dulu membutuhkan waktu 3 hari, tidak sampai 1 hari sudah selesai” ungkap salah satu peserta gathering.

Kakanwil DJBC Jateng dan DIY juga menyampaikan bahwa DJBC selalu berupaya dalam peningkatan ekspor salah satunya dengan memberikan fasilitas kawasan berikat, ketika impor bahan baku tidak dikenakan biaya masuk impor namun apabila dijual secara lokal baru dikenakan biaya masuk impor.