DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

PRODUK MAKANAN JATENG DI PAMERAN THAIFEX WORLD OF FOOD ASIA 2016


Bangkok, dinperindag.jatengprov.go.id - Jateng berpartisipasi di THAIFEX World of Food Asia 2016, salah satu pameran terbesar se-Asia Tenggara yang diselenggarakan pada tanggal 25 s/d 29 Mei 2016 di Bangkok Thailand. 4 (empat) UKM orientasi ekspor yang difasilitasi Jawa Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah  yaitu Mekanira Nusantara (produk Gula Jawa Kristal, Wedang Jahe, Minuman Coklat), Arya Mas sebagai Pemenang Pangan Award 2015 (produk Enting-enting Gepuk dan Gula Organik Stevia), PT. Indonesia Selamat Sejahtera (produk krupuk udang), dan Al-Fadh Pemenang Pangan Award 2015 (produk makanan olahan berbahan dasar ikan lele). Partisipasi Jawa Tengah dalam pameran ini didasari oleh negara Thailand, sebagai negara penyelenggara pameran, menduduki peringkat pertama se-ASEAN dan peringkat kedelapan sedunia dalam memasok produk makanan olahan, sehingga negara tersebut merupakan salah satu gerbang utama menuju pasar produk makanan dan minuman dunia.

Pameran THAIFEX – World of Food Asia 2016 sendiri diikuti oleh 33 negara dengan 1.675 perusahaan exhibitor. Yang menjadi nilai tambah dari Pameran ini adalah orientasi business to business yang diusungnya sehingga 70% dari pengujung pameran merupakan buyer dengan orientasi business dan bukan retail. Dengan hasil transaksi potensial ekspor sebesar Rp. 16.829.850.000,- menjadikan bukti bahwa produk makanan olahan Jawa Tengah mempunyai potensi yang sangat besar di pasar dunia. Hal ini dapat dilihat dari potensial buyer yang didapat oleh UKM Jawa Tengah yang berasal dari beberapa negara seperti China, Korea Selatan, Belanda, Singapura, Spanyol, New Zealand, Malaysia dan negara Thailand sendiri.

Pameran THAIFEX – World of Food Asia 2016 dibuka oleh Chairman Thai of Chamber of Commerce, Vice President Koelnmesse Asia Pasific selaku penyelenggara, Deputy Prime Minister of Thailand pada tanggal 25 Mei 2016 di Gedung Impact Exhibition Center, Bangkok Thailand. Sedangkan untuk Paviliun Indonesia dibuka oleh Bapak Bebeb Djundjunan selaku Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar RI di Bangkok, Ibu Enny Ratnanigtyas selaku Sekretaris Ditjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI dan Mr. Michael Dreyer selaku Vice President Koelmesse Asia Pasific.

Jawa Tengah memiliki UKM potensial ekspor cukup besar, dan dengan produk berkualitas yang dapat diterima di pasar dunia. Dengan stimulus berupa fasilitasi pameran yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, diharapkan dapat mengakselerasi para UKM untuk meningkatkan kinerja ekspornya yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian Jawa Tengah.