DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

Sektor Industri Jamu Serap 15 Juta Tenaga Kerja


Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih membacakan sambutan Menteri Perindustrian serta memberikan arahannya pada acara Pembukaan Pameran Industri Kosmetik dan Jamu di Plasa Kementerian Perindustrian, Jakarta 1 Agustus 2017. Dalam sambutannya, Dirjen IKM memaparkan bahwa industri kosmetik dan jamu merupakan salah satu industri yang strategis dan potensial, mengingat saat ini terdapat 760 perusahaan kosmetik, dengan menyerap tenaga kerja langsung sebesar 75.000 dan tenaga kerja tak langsung sebanyak 600.000 tenaga kerja.

Beliau menyampaikan, "Hingga saat ini, industri obat tradisional mampu menyerap lebih kurang 15 juta tenaga kerja, 3 juta diantaranya terserap di industri jamu yang berfungsi sebagai obat, dan 12 juta lainnya terserap di industri jamu yang telah berkembang ke arah makanan, minuman, kosmetik, spa, dan aromaterapi".

Kemenperin terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan daya saing industri dengan menerbitkan kebijakan strategis yang dapat memperkuat struktur industri nasional. Salah satunya, dengan optimalisasi pelaksanaan Paket Kebijakan Ekonomi, yang ke depan akan dikawal langsung oleh Presiden melalui Task Force Paket Kebijakan, agar hasil yang dicapai dapat bermanfaat langsung bagi dunia industri.

Kemenperin menyadari bahwa pembinaan industri kosmetik merupakan kerja sama lintas sektoral yang saling terintegrasi. Dalam pembinaannya, selain pemenuhan terhadap regulasi dari sisi kesehatan juga diperlukan fasilitasi atau pembinaan untuk menjamin standar dan kualitas produk.

Source : kemenperin.go.id(foto) dan MSN.com(artikel)