DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

Perkembangan Harga Rata-Rata Kepokmas di 5 (Lima) Pasar Tradisional Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, 26 Januari 2017


Berdasarkan hasil monitoring harga KEPOKMAS oleh petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada hari Kamis, 26 Januari 2017, di 5 (lima) Pasar Tradisional Kota Semarang: yaitu.Pasar Johar, Pasar Peterongan, Pasar Karangayu, Pasar Bulu dan Pasar Gayamsari; secara umum situasi dan kondisi persediaan/stock beberapa komoditi, antara lain : beras, gula pasir, minyak goreng, daging (sapi, ayam broiler dan ayam kampung), telur ayam (ras dan kampung), tepung terigu dan beberapa komoditi sayur-mayur (cabe dan bawang) serta LPG 3 kg dipasaran terpantau cukup.
 
Hasil monitoring harga komoditi yang di butuhkan masyarakat khususnya komoditi : Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Daging (Sapi, Ayam Broiler dan Ayam Kampung), Telur Ayam (Ras dan Kampung), Tepung Terigu, dan beberapa komoditi Sayur Mayur (Cabe dan Bawang) serta LPG 3 kg yang mengalami perubahan harga sebagai berikut :
 

Tabel Perubahan Harga Kepokmas
 
Komoditi yang mengalami kenaikan: Cabe besar teropong, Cabe keriting dan Cabe rawit hijau antara Rp 1.000,- s.d Rp.3.000,-, dikarenakan pasokan dari sentra berkurang karena curah hujan yang masih tinggi sehingga hasil panen berkurang. Daerah Jawa Tengah yang merupakan penghasil komoditi cabe seperti Kab Temanggung , Magelang, Semarang, Boyolali, Kendal, dan Grobogan, dan Bawang putih mengalami kenaikan naik Rp.200,-
Komoditi yang mengalami penurunan: Daging ayam ras turun Rp. 400,-. Cabe rawit merah turun Rp. 400 dan Bawang merah turun sebesar Rp. 200,-, penurunan harga lebih disebabkan oleh cukupnya stock di pasaran
 

Harga rata-rata kepokmas