DISPERINDAG PROV JATENG
entry image

Perkembangan Harga Rata-Rata Kepokmas di 5 (Lima) Pasar Tradisional Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, 30 Januari 2017


Berdasarkan hasil monitoring harga KEPOKMAS oleh petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada hari Senin, 30 Januari 2017, di 5 (lima) Pasar Tradisional Kota Semarang: yaitu.Pasar Johar, Pasar Peterongan, Pasar Karangayu, Pasar Bulu dan Pasar Gayamsari; secara umum situasi dan kondisi persediaan/stock beberapa komoditi, antara lain : beras, gula pasir, minyak goreng, daging (sapi, ayam broiler dan ayam kampung), telur ayam (ras dan kampung), tepung terigu dan beberapa komoditi sayur-mayur (cabe dan bawang) serta LPG 3 kg dipasaran terpantau cukup.
 
Hasil monitoring harga komoditi yang di butuhkan masyarakat khususnya komoditi : Beras, Gula Pasir, Minyak Goreng, Daging (Sapi, Ayam Broiler dan Ayam Kampung), Telur Ayam (Ras dan Kampung), Tepung Terigu, dan beberapa komoditi Sayur Mayur (Cabe dan Bawang) serta LPG 3 kg yang mengalami perubahan harga sebagai berikut :

Tabel Perubahan Harga Kepokmas
 
Komoditi yang mengalami kenaikan: Minyak Goreng Curah (tanpa merek) liter naik Rp. 91,- Cabe besar teropong, naik Rp. 200,- Cabe keriting naik Rp. 600,- Cabe rawit merah naik Rp. 10.000,- Cabe rawit hijau naik Rp 3.000,- dikarenakan pasokan dari sentra berkurang karena curah hujan yang masih tinggi sehingga hasil panen berkurang. Daerah Jawa Tengah yang merupakan penghasil komoditi cabe seperti Kab Temanggung , Magelang, Semarang, Boyolali, Kendal, dan Grobogan, Bawang merah dan Bawang putih mengalami kenaikan masing masing naik Rp.200,-
 
Komoditi yang mengalami penurunan sangat kecil di bawah 5% : Daging ayam ras turun Rp. 400,-. Kacang kedelai Ex impor turun Rp. 80,- Ketela pohon turun Rp. 80,- penurunan harga lebih disebabkan oleh cukupnya stock di pasaran. Informasi data selangkapnya :
 

Harga rata-rata kepokmas