entry image

BUSINESS MATCHING DISPERINDAG DENGAN ATASE PERDAGANGAN SINGAPURA


Semarang, 14 April 2022 – Sebanyak 30 pelaku usaha potensial ekspor Jawa Tengah mengikuti kegiatan Business Matching yang digelar secara hybrid oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang berkolaborasi dengan Atase Perdagangan RI – Singapura. Pelaku usaha yang tergabung merupakan pelaku usaha dari sektor aksesoris dan perhiasan, home décor, hortikultura serta makanan dan minuman olahan yang telah lolos kurasi. Kegiatan dilaksanakan di Aula lantai 5 Gedung Disperindag Prov. Jateng Jalan Pahlawan No 4 Kota Semarang.

Pada kegiatan Business Matching perdana tahun 2022 ini, dihadiri oleh 30 pelaku usaha Jawa Tengah yang terdiri dari sektor aksesoris dan perhiasan : PT Gemopia Indonesia, PT Dong Bang Indo, PT Veronique Indonesia, Amalia Jewelry, Elly Acc, dan Adhesi Monel serta dari sektor home décor terdiri dari Sabila Craft, PT Multiyasa Abadi Sentosa, Ridaka, Hape Art, Iqcraft Kencana, PT Formula One, UD Surya Putra Art, dan Art Classic, dari sektor hortikultura terdiri dari Sayur Organik Merbabu, Farmhill/PT Kebun Bumi Lestari, P4S Tranggulasi, UD Citra Agro Tani, CV Sahabat Sayur, UD Kenji, PT Karya Herbal Nasional, KLP Tani Tani Maju, dan CV Agro Nusa, dari sektor makanan dan minuman olahan terdiri dari PT Gunung Slamat, Sumber Barokah, Sumber Rizky, CV Yuasa Food, PT Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera, PT Tropico Nature dan Sy-Khadijah Food. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Atase Perdagangan RI – Singapura serta 4 Buyer Singapura yang terdiri dari CW Jewels Pte. Ltd, Golden Style Management Pte. Ltd, Bisa Connect Global Pte. Ltd, Tanivest Group/ SAS Group.

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Haryanta, SH, MM menyampaikan bahwa Jawa Tengah memiliki potensi yang luar biasa untuk dapat menembus pasar Singapura. Komoditas ekspor yang memiliki potensi antara lain lonceng, arloji dan bagiannya, jerami/ bahan anyaman, minuman, kendaraan dan bagiannya, produk industri farmasi, sabun dan preparat pembersih, kain perca, bahan kimia organik, mainan, dan perhiasan / permata. Selain itu, Atase Perdagangan RI – Singapura, Rumaksono menyampaikan dalam paparannya mengenai peluang pasar ekspor produk-produk Indonesia ke Singapura beserta regulasinya. Beliau juga mengajak para pelaku usaha Jawa Tengah untuk bergabung dalam platform inaexport yang merupakan platform yang diciptakan oleh kementerian perdagangan RI untuk memfasilitasi para pelaku usaha dalam melakukan ekspor. Dengan dilaksanakannya kegiatan Business Matching Jawa Tengah – Singapura diharapkan adanya tindak lanjut antara pelaku usaha Jawa Tengah dengan importir Singapura dalam menjalin kerjasama lebih baik.