entry image

Bimbingan KKN Tematik Undip pada IKM Jahe


Semarang, 10 September 2021, Tim KKN-Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) yang dibimbing oleh Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melakukan pengembangan usaha sirup jahe dari mitra KKN- Tematik Tlogosari, Kota Semarang.
 
Tim KKN- Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) ini terdiri dari 6 mahasiswa dengan jurusan yang berbeda, yaitu : 1) Mokh. David Arisandi (Teknik Sipil), 2) Khusnul Khotimah (Teknik Komputer), 3) Rizka Savira Noor Fauzia (Teknik Kimia), 4) Fadhila Natasya Amalia (Teknik Kimia), 5) Ahnaf Fadlurrohman (Manajemen), 6) Garundanto Adam Adyatma (Hukum) akan dibimbing untuk melakukan riset pengembangan minuman jahe olahan tersebut. Minuman sirup jahe ini dipercaya dapat meningkatkan imunitas disaat tingginya penyebaran virus Covid-19 di Indonesia terutama di Tlogosari Kulon, Kota Semarang.
 
Tim KKN- Tematik ini dibimbing dan diberi tugas berupa Program Kerja (Proker) sesuai dengan bidang/jurusan masing-masing mahasiswa. Untuk Jurusan Teknik Sipil membuat Kanopi dan memperbaiki Saluran Air sehingga mendukung dalam produksi, untuk Jurusan Komputer Membuat Marketplace minuman sirup jahe sehingga bisa dikenal luas, untuk jurusan Teknik Kimia membuat pengental sirup, menentukan waktu kadaluarsa dan membuat sabun dengan memanfaatkan bahan olahan jahe, untuk jurusan Manajemen membuat pembukuan dan Label dari minuman sirup jahe, dan yang terakhir dari jurusan Hukum membuat izin Usaha OSS, NIB hingga P-IRT . Khusus P-IRT, akan dibantu oleh Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dari Kota Semarang hingga usaha sirup jahe ini mendapatkan pengakuan dan dapat dipercaya oleh konsumen.
 
Usaha sirup jahe yang akan dikembangkan ini bernama “GUSPRAK” milik pengusaha Agus Prakosa. Sirup "GUSPRAK" ini telah berjalan kurang lebih setahun dengan mengolah tumbuhan jahe untuk dijadikan sirup siap minum. Minuman ini unik karena namanya di ambil dari singkatan pemilik usaha sirup Jahe, GUSPRAK, yang merupakan singkatan dari Agus Prakosa yang berlatar belakang sarjana hukum UNDIP namun banting setir menekuni usaha sirup jahe.
 
Sirup jahe yang di produksi oleh Agus Prakosa berbahan alami tanpa kandungan kimia, sehingga cita rasa dan aroma sirup jahe sangat menggugah selera. Jamu ini masih dipasarkan secara sederhana. Agar jamu tetap segar ketika diminum, Agus Prakosa selalu memproduksi sirup jahe ketika ada pesanan saja. Bahan-bahan yang diambil merupakan bahan pilihan yang dibeli langsung dari para penjual rempah yang ada di Pasar Johar. Untuk proses pengolahan sirup jahe diperlukan bahan bahan seperti jahe merah, jahe emprit, daun pandan, sereh, gula pasir putih, cengkeh dan sedikit air. Dengan racikan rahasia warisan orang tua, Agus Prakosa mengolah bahan-bahan tersebut dengan teknik tradisional hingga sirup jahe siap untuk dikemas.
 
IKM Sirup Jahe “GUSPRAK” sangat berterima kasih kepada Universitas Diponegoro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang. Beliau berharap ada kelanjutan dari kegiatan bimbingan ini berupa pembinaan usahanya.