entry image

Bimbingan Pembuatan Mesin Teknologi Tepat Guna (TTG) Sealer Otomatis


Dengan berbekal pengetahuan, pengalaman dan semangat pantang menyerah, Arizal Indriatno, seorang pengusaha abon dan srundeng yang berasal dari Surakarta memulai usahanya sejak tahun 2009 hingga sekarang ini, dengan merk Bintang.

Untuk abon, ada dua jenis yang diproduksi, yaitu : abon sapi dan abon ayam. Kapasitas produksi sekarang ini 800 kg per bulan, sebelumnya 1 ton per bulan. Hal ini merupakan akibat pendemi sebagaimana yang terjadi sekarang ini. Untuk pemasaran produksinya meliputi Jawa dan Bali.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pernah mengundang Arizal Indriatno, diundang untuk menjadi peserta pada Pelatihan Pembuatan Abon Lele Berbasis Teknologi Tepat Guna (TTG) bagi Masyarakat di Wilayah IHT pada tahun 2016, di Salatiga.

Keterlibatannya pada pelatihan ini karena usulan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surakarta. Sejak saat itu, Arizal Indriatno kenal dan akrab dengan Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Arizal Indriatno kemudian meminta bimbingan dari Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah untuk membuatkan mesin TTG spiner. Dari mulai rancangan hingga produk jadi.

Bimbingan ini dilaksanakan pada tahun 2017, dengan hasil sangat memuaskan. Keberhasilan kolaborasi dalam membuat mesin TTG spiner tersebut membuat Arizal Indriatno digandeng kembali oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber praktisi pada kegiatan yang sama di tahun 2018. Pelatihan ini berlangsung di 5 tempat, antara lain : Salatiga, Pati, Pekalongan, Wonosobo, Purworejo dan Klaten.

Arizal Indriatno juga memohon kembali bimbingan dari Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah untuk pembuatan mesin TTG sealer otomatis. Hal ini dilakukan dalam rangka lebih meningkatkan efisiensi dan efektifitas usahanya. Permintaan bimbingan ini kemudian ditindaklanjuti secara intensif melalui telpon maupun WA sejak tanggal 12 Juni 2021.Yang pada akhirnya Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah berhasil mengirimkan gambar dan spek mesin TTG sealer otomatis ke yang bersangkutan di tanggal 11 Juli 2021.

Spek dari mesin TTG ini, adalah : voltage (v/h2) 220/50 110/60, power (w) 60, sealing power (w) 300×12, sealing speed (m/m) 10, temperature range (c) 0 - 300, distance fron sealing center to conveyor (mm) 150 - 270, conveyor table size (l x w) (mm) 840 x 153, max conveyor loading (kg) 1, overall conveyor loading (kg) 3, extercil dimensions (l x w x h) (mm) 840 x 30 x 460 dan net wight (kg) 28.

Permasalahan lain yang masih dihadapi oleh Arizal Indriatno adalah : belum memiliki ijin usaha dasar (NIB, IUMK, Lampiran, SPPL), harga bahan baku minyak dan daging terus naik, merk masih dalam proses pendaftaran, belum pernah ikut pameran dan ijin halal masih dalam proses perpanjangan. Sementara ini perijinan yang telah dimiliki adalah PIRT.

Arizal Indriatno mengucapkan banyak terima kasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan atas pelatihan, bimbingan dan kesempatan yang diberikan selama ini serta untuk proses selanjutnya. Semoga usaha yang dijalankan bisa semakin berkembang dan memperkaya ragam IMKM di Jawa Tengah.