entry image

Bimbingan Penanganan Limbah Industri Tahu


Jum'at, 3 September 2021, Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah memberikan konsultasi dan bimbingan lanjutan terkait penanganan dan pengolahan limbah industri tahu pada pengusaha tahu Ali Murtadho, Semarang.    
 
Kegiatan industri tahu di Indonesia pada umumnya didominasi oleh industri rumah tangga, dimana sebagian besar industri tidak memiliki unit pengolahan limbah. Hasil konsultasi berupa penanganan awal terkait mengatasi limbah air yang mengganggu lingkungan. Berdasarkan Perda Provinsi Jateng No. 5/2012 yg mengatur baku mutu air limbah industri tahu dan tempe, ada beberapa parameter yang harus dipenuhi diuji dari kadar maksimum dan beban pencemaran maksimumnya.
 
Pengusaha Ali Murtadho diminta untuk dapat mengujikan air limbahnya di laboratorium uji BBTPPI atau di Sucofindo, agar dapat diketahui pasti kandungan limbahnya. Hal ini diperlukan untuk menetapkan rekomendasi selanjutnya yang terkait teknologi pengolahan limbah yang tepat yang tidak lagi berdampak bagi lingkungan. Teknologi terapan yang direkomendasikan adalah menggunakan sistem daur ulang air yang dipakai untuk produksi. Sistem ini menggunakan nano filter yang telah banyak digunakan di instalasi pengolahan air di hotel ataupun bandara. Teknologi ini dapat menjadi one stop solution bagi industri. 
 
 
Pemakaian air yang jauh lebih hemat karena didaur ulang, penanganan bau dan limbah padatan yang dapat diubah jadi kompos. Hal ini akan mengurangi beban biaya produksi dan menghasilkan income tambahan dari pengolahan limbah padatan menjadi kompos. 
 
Terkait pembiayaan yang seringkali menjadi kendala utama bagi industri kecil, rekomendasi yang diberikan adalah memberikan konsultasi lanjutan mengenai feasibilitas investasinya, dan akan memfasilitasi program pemerintah yang sekiranya ada dan bisa digunakan untuk hal tersebut seperti KUR atau Restrukturisasi Peralatan. 
 
Selain penanganan limbah, dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Kota Semarang memberikan pula pemahaman tentang legalitas usaha dan regulasi industri penghasil limbah. Kegiatan konsultasi dan bimbingan ini dimulai dari tanggal 30 agustus 2021 s/d 3 September 2021.
 
Semoga niat baik dan mulia dari pengusaha untuk memberdayakan lingkungan lewat industri tahu ini mendapatkan kemudahan dan keberhasilan, tanpa membawa dampak buruk limbah bagi lingkungan.