entry image

FASILITASI SERTIFIKASI HALAL DARI DISPERINDAG PROV JATENG


Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup besar yaitu mencapai 237 jiwa. Dari seluruh penduduk Indonesia, penduduk dengan agama Islam menempati urutan pertama yaitu mencapai 87,2%, serta menyumbang 11 persen dari total muslim di seluruh dunia.

Jumlah penduduk beragama Islam yang cukup besar dapat menjadi pasar yang besar bagi pengusaha olahan makanan dan minuman. Industri makanan minuman merupakan industri yang banyak pelakunya.

Kemudahan mendapatkan bahan, pengolahan, dan pasar yang luas membuat semakin banyaknya pelaku industri makanan mulai dari skala rumah tangga hingga nasional.

Salah satu cara untuk memenangkan pasar tersebut adalah dengan memiliki sertifikat halal untuk produk yang dijual. Sertifikasi halal menjadi bagian yang penting bagi pelaku industri makanan minuman.

Adanya label halal pada kemasan produk akan memberikan rasa aman kepada konsumen. Saat konsumen sudah merasa aman dengan produknya, maka konsumen akan percaya dan loyal terhadap produk atau brand tersebut.

Hal tersebut akan meningkatkan citra perusahaan sehingga produk memiliki daya saing yang lebih tinggi dibandingkan produk lainnya.

The State of the Global Islamic Economy Report 2019-2020 mencatat, total pengeluaran belanja masyarakat  muslim dunia pada 2019 di berbagai sektor halal, seperti makanan dan minuman, farmasi dan kosmetik halal, busana halal, wisata halal, media dan hiburan halal, dan keuangan syariah mencapai US$2,2 triliun.

Angka tersebut diperkirakan akan terus tumbuh hingga US$3,2 triliun pada 2024. Faktor utama yang mendorong fenomena tersebut adalah peningkatan jumlah penduduk muslim di dunia yang telah mencapai 1,84 miliar orang pada 2019 dan diperkirakan akan terus meningkat pada 2023.

Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia hanya dapat bertengger di peringkat 5 sebagai negara produsen produk halal dunia. Dan hanya bertengger diperingkat 10 sebagai Negara produsen produk makanan dan minuman halal dunia.

Untuk merespon hal tersebut, Pemerintah merancang Masterplan Ekonomi Syariah 2019 – 2024 (MEKSI). Salah satu yang dicantumkan dalam MEKSI adalah banyaknya penduduk Indonesia maupun dunia yang beragama Islam menjadi peluang bagi produk – produk olahan yang telah bersertifikasi halal.

Produk yang telah berlogo halal menjadi salah satu produk pilihan karena telah lolos dan memenuhi persyaratan higienis, sanitasi, dan keselamatan. Logo halal yang dimiliki MUI telah terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual  Republik Indonesia.

Dalam perdagangan internasional logo Halal MUI telah diterima di negara-negara Timur Tengah (UAE), diterima negara-negara Teluk (GULF), diterima negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan telah diakui oleh 44 badan sertifikasi asing di 26 negara.

Hal tersebut akan membuat produk olahan dari Indonesia semakin mudah memasuki pasar internasional, terutama negara yang memiliki penduduk beragama muslim yang cukup besar.

Atas dasar UU No. 33 tahun 2014 dan MEKSI 2019 – 2024, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah membantu IKM pangan di Jawa Tengah yang merasa kesulitan untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Salah satu hal yang ditekankan dalam pembinaan dan pengembangan IKM pangan adalah sosialisasi dan fasilitasi sertifikasi halal. Sosialisasi dan fasilitasi sertifikasi halal diberikan kepada industri kecil dan menengah yang belum memiliki sertifikat halal.

Untuk dapat mengajukan sertifikat halal Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, pelaku industri harus menyiapkan syarat sebagai berikut :

  1. Foto/scan KTP pemohon
  2. Foto/scan KTP pimpinan perusahaan
  3. Foto/scan KTP penanggung jawab perusahaan
  4. Foto/scan KTP penyelia halal
  5. Foto/scan NIB
  6. Foto/scan PIRT
  7. Foto/scan Surat Rekomendasi Usulan dari Dinas Kab/Kota
  8. Foto/scan dokumen aspek legal lain yang dimiliki ( IUI, IUMK, SIUP, dll)
  9. Foto kemasan produk
  10. Dokumen lain diisi melalui link pendaftaran dibawah

 

Seluruh dokumen diupload melalui link pendaftaran sebagai berikut : http://bit.ly/pendaftaran_halal

Panduan pengisian formulir pendaftaran dapat dilihat : http://bit.ly/panduanhalal