entry image

Identifikasi Penyuluhan dan Sosialisasi HAKI di Kabupaten Kendal


Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah membimbing Mahasiswa PKL Universitas Diponegoro Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Sastra Inggris yang bernama Abhito Tyagasa dan Theresa Sinthike di bawah binaan Abdul Ghoni Purwanto MM dan Ahmad Arwani Raharjo ST,MM melakukan identifikasi penyuluhan terhadap Ibu Supriyati, seorang pengusaha Rengginang Aneka Rasa yang berasal dari Dusun Lebo Bumi Ayu, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal.

Usaha rengginang aneka rasa milik Supriyati ini dimulai  pada tahun 2017 silam. Awal mula bisnis ibu Supriyati ini dipantik dari berlimpahnya bahan baku utama dalam pembuatan rengginang yaitu beras ketan. Dalam memulai usahanya, ibu Supriyati mengatakan bahwa modal awalnya berasal dari tabungannya sendiri. Dengan alat produksi seadanya yaitu perlatan dapur dari Supriyati sendiri, rengginang aneka rasa ini dipasarkan pada masyarakat sekitar dan juga pusat oleh-oleh . Selain itu, jejaring sosial seperti Facebook juga dimanfaatkan Supriyati untuk menjajakan produk rengginang yang dijualnya dengan harga Rp.12.000 per bungkus. Meskipun merknya belum terdaftar, upi snack, merk dari produk rengginang aneka rasa ini, sudah memiliki NIB serta PIRT. Hal ini tidak luput dari fasilitas yang diberikan dari Dinas Perindag Kabupaten Kendal dalam pengurusan PIRT serta berbagai pelatihan-pelatihan usaha. Tidak hanya itu, pemerintah Provinsi turut membantu usaha Supriyati dengan menerbitkan serfitikasi halal serta pelatihan packaging untuk produk rengginangnya.

Pandemi COVID-19 yang sekarang melanda membuat perkembangan usaha milik Supriyati terhambat. Selama kurang lebih 4 tahun menjalankan bisnisnya, sampai sekarang belum begitu terlihat perkembangan pasar pada bisnis rengginangnya. Selain Pandemi, strategi marketing produk Rengginangnya juga  merupakan salah satu permasalahan besar yang sedang dihadapi.

Supriyati berterimakasih kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah serta Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kendal atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti sosialisasi Hak Atas Kekayaaan Intelektual yang menurutnya sangat bermanfaat. Harapannya kedepan, selain bimbingan serta pelatihan-pelatihan yang telah diberikan, Pemerintah juga membantu mengembangkan pasar dan juga pelatihan marketing sehingga usaha yang sedang dirintis saat ini dapat berkembang dan omzet penjualnnya bisa meningkat.