entry image

Pendampingan Pengembangan Usaha Di Kabupaten Wonogiri


Wonogiri, 5 Oktober 2021. Membuat dan memperbaiki jala senar untuk menangkap ikan merupakan profesi Mbah Katno, salah satu warga Desa Puthuk Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri. Kemampuan ini diperolehnya secara otodidak. Banyak warga di sekitar hulu sungai Waduk Gajahmungkur tersebut, yang selain sebagai petani juga berprofesi sebagai nelayan penangkap ikan di waduk. 
 
Jala yang dibuat Mbah Katno  berbahan baku jaring senar yang dibentuk kembali dan disesuaikan dengan kondisi tempat menangkap ikan. Untuk aliran air deras dan daerah pinggir danau, nelayan memakai jala kandutan, sementara untuk di tengah danau memakai jala kambangan yang ditebar sambil berperahu. 
 
 
Reputasi Mbah Katno dalam membuat dan memperbaiki jala senar sudah dikenal tak hanya di Wonogiri namun juga di Kab/Kota sekitarnya, seperti Solo, Klaten, Sragen. Bahkan pernah dapat pesanan dari ibukota Jakarta.
 
Penyuluh Perindag Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah memberikan konsultasi dan pendampingan kepada Mbah Katno untuk pengembangan usahanya, agar mendapatkan jaminan kepastian usaha dan pembinaan dari pemerintah, Mbah Katno didampingi untuk membuat NIB dan IUMK. 
 
 
Tingginya minat dan permintaan jala senar membuat kebutuhan penambahan modal. Penyuluh Perindag juga memberikan bimbingan akses-akses permodalan usaha kecil. Juga akses bahan baku yang lebih terjangkau dari segi biaya dan lebih banyak variasi ukuran jala. 
 
Penyuluh Kab Wonogiri juga memberikan bimbingan diversifikasi usaha penjualan alat-alat pancing bagi usaha Mbah Katno karena daerah tersebut juga menjadi tujuan para pemancing dari dalam dan luar kota. Diharapkan perekonomian Desa Puthuk juga berkembang sebagai Desa Wisata Nelayan, dan jala senar Mbah Katno semakin dikenal luas dan semakin berkembang.