entry image

Penyuluhan Kekayaan Intelektual dan Pengembangan Usaha BWT Trishatama Pati


Kesehatan adalah modal kehidupan manusia untuk menjalankan peran hidupnya baik bagi diri sendiri maupun sosial. Salah satu cara untuk mencapai kesehatan adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Indonesia dengan keanekaragaman hayatinya memiliki begitu banyak tumbuhan dan rempah yang bila diolah dengan baik dapat menjadi produk kesehatan yang mampu meningkatkan imunitas tubuh.
 
Adalah Wiwik Prihastuti Yuaningsih, SE., MM, seorang wanita dari Kabupaten Pati yang mampu melirik peluang dan memanfaatkan potensi tersebut dengan membuat produk minuman herbal dan madu sebagai industri rumah tangga, bebas dari tambahan bahan pengawet serta diolah secara alami meski pengolahannya masih tradisional dan manual. 
 
Produk buatan Wiwik dengan merek dagang BWT Trishatama terdiri dari Produk Minuman Rempah Bawang Tunggal dan Madu Trishatama, dikemas dalam botol plastik akrilik secara menarik agar dapat menarik minat konsumen. 
 
Minuman Rempah Bawang Tunggal ini memiliki citra rasa yang enak, harum, segar dan hangat, dengan bahan dasar terdiri dari bawang tunggal, jahe merah, jeruk lemon, cuka apel serta madu murni. Sedangkan Madu Trishatama berasal dari Madu Hutan Alami yang masih murni.
 
Produk tersebut sudah memiliki legalitas seperti PIRT, Halal, serta memiliki uji nutrisi dan uji laborat. Dari hasil uji laborat terdapat hasil bahwa produk BWT Trishatama tidak mengandung bahan pengawet, bahan pewarna dan bahan pemanis.
 
 
Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dalam kesempatan penyuluhan mendapati bahwa merek BWT Trishatama sudah didaftarkan ke Kemenkumham. Namun karena adanya keberatan dari salah satu perusahaan dan kebetulan surat keberatan tersebut tidak sampai sehingga tidak bisa membuat sanggahan, maka pengajuan merek tersebut ditolak.
 
Hasil dari penyuluhan tersebut, BWT Trishatama dapat diajukan Kembali karena tidak memiliki persamaan pada keseluruhannya atau pada pokoknya dengan produk lain yang telah terdaftar di kelas produk yang sama.
 
Wiwik menyambut baik dan berterimakasih atas kunjungan tersebut, untuk proses pendaftaran kembali mereknya akan segera ditindaklanjuti dengan bimbingan dinas. Disampaikan juga harapan untuk pendampingan lebih lanjut terutama dalam hal penguasaan teknologi pemasaran digital, akses pembiayaan, pembukuan dan pencatatan keuangan serta meningkatkan peluang usaha produk UKM dengan kemitraan rantai pasok.