ASN BerAKHLAK

DISPERINDAG PROVINSI JAWA TENGAH

  1. Ber-orientasi Pelayanan, maksudnya; memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, ramah, cekatan, solutif, dan dapat diandalkan, kemudian melakukan perbaikan tiada henti.
  2. Akuntabel, yaitu; melaksanakan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, cermat, serta disiplin dan berintegritas tinggi, lalu menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif dan efisien, dan tidak menyalahgunakan kewenangan jabatan.
  3. Kompeten, panduan perilakunya ialah; meningkatkan kompetensi diri untuk menjawab tantangan yang selalu berubah, membantu orang lain belajar, dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
  4. Harmonis, panduan perilakunya adalah; menghargai setiap orang apapun latar belakangnya, suka menolong orang lain, dan membangun lingkungan kerja yang kondusif.
  5. Loyal, panduan perilakunya adalah; memegang teguh ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, setia kepada NKRI serta pemerintahan yang sah, menjaga nama baik sesama ASN, pimpinan, instansi dan negara, serta menjaga rahasia jabatan dan negara.
  6. Adaptif, panduan perilakunya adalah; cepat menyesuaikan diri menghadapi perubahan, terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas, dan bertindak proaktif.
  7. Kolaboratif, panduan perilakunya ialah; memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi, terbuka dalam bekerja sama untuk menghasilkan nilai tambah, dan menggerakkan pemanfaatan berbagai sumber daya untuk tujuan bersama.
 

GALERI TERBARU

Informasi dari DISPERINDAG Provinsi Jawa Tengah dalam bentuk Foto & Video

  • All
  • Video
  • Foto

Sarana Disabilitas

No Pungli

Aktivasi Hak Akses Akun SKA

Persyaratan Pencabutan CoO

https://s.id/cekhoaxindagjtg

Jenis SKA

Maklumat Pelayanan

Waktu Pelayanan IPSKA

Pelatihan di BIPTAK

11 Program Prioritas

BERITA TERBARU

Berita, artikel dan informasi terbaru seputar Dinas Perindustrian & Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Indonesia

...
DISPERINDAG JATENG PANTAU OPERASIONALISASI KDKMP DI KAB. PEMALANG

Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi desa dan menjaga ketersediaan pasokan pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan pemantauan operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia melalui Surat Menteri Koordinator Bidang Pangan Nomor S-2/M.PANGAN/SD/10/2026. KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi penggerak ekonomi desa, tetapi juga berperan dalam memperkuat rantai pasok dan penyerapan komoditas lokal guna mendukung ketersediaan bahan pokok serta menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Pemantauan dilaksanakan di 10 titik di Kabupaten Pemalang, meliputi: Kecamatan Ampelgading: - Desa Ampelgading - Desa Banglarangan - Desa Cibiyuk - Desa Jatirejo - Desa Karangtalok Kecamatan Comal: - Desa Kandang - Desa Kauman - Desa Kebojongan - Desa Klegen - Desa Lowa Melalui kegiatan ini, Disperindag Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantauan terhadap kesiapan gerai, sarana dan prasarana, ketersediaan stok bahan pokok, serta optimalisasi peran manajer KDKMP dalam mendukung operasional koperasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, pengelola koperasi, dan masyarakat diharapkan mampu mendorong KDKMP menjadi penggerak ekonomi desa yang produktif, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bersama KDKMP, perkuat ekonomi desa, jaga ketahanan pangan, dan wujudkan Jawa Tengah yang semakin sejahtera. #DisperindagJateng #JatengGayeng #KDKMP #Pemalang #KetahananPangan #EkonomiDesa #KoperasiMerahPutih

...
Disperindag Jateng Launching SiKeP KenDI dan Perkuat Pembinaan Disiplin Pegawai

SEMARANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Launching SiKeP KenDI (Sistem Kendali Pemeliharaan Kendaraan Dinas) yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Pembinaan Disiplin Pegawai, Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 5 Disperindag Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Disperindag Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat kedisiplinan pegawai sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi dan pengendalian intern, khususnya dalam pengelolaan pemeliharaan kendaraan dinas. Melalui SiKeP KenDI, proses pemeliharaan kendaraan dinas dapat dilakukan secara lebih terintegrasi, mulai dari pemantauan kondisi kendaraan, pencatatan riwayat servis, penggantian suku cadang, hingga mekanisme verifikasi berjenjang sebelum proses pembayaran. Sistem ini diharapkan mampu menyediakan informasi pemeliharaan kendaraan yang lebih tertib, terpantau, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Implementasi SiKeP KenDI sekaligus menjadi salah satu upaya untuk mendorong pengelolaan kendaraan dinas yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sehingga mendukung optimalisasi pengendalian intern serta meminimalkan potensi ketidaktertiban dalam proses administrasi pemeliharaan kendaraan dinas. Pembinaan disiplin pegawai yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan tersebut juga menegaskan bahwa keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, tetapi juga membutuhkan komitmen, kedisiplinan, dan integritas seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dari disiplin, tumbuh tata kelola yang lebih baik. Dari inovasi, hadir kerja yang semakin efektif. Dan dari integritas, lahir pelayanan publik yang semakin berkualitas. Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Disperindag Provinsi Jawa Tengah terus mendorong terwujudnya budaya kerja yang profesional serta tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

...
Launching Inovasi "KERSEN HACKER", Akselerasi Ekspor Produk Unggulan ke Pasar Non-Tradisional

SEMARANG, 18 Agustus 2026 – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah secara resmi memperkenalkan inovasi strategis bernama "KERSEN HACKER" (Kemitraan Strategis dengan Perwakilan Perdagangan sebagai Growth Hacker Pasar Global untuk Optimalisasi Ekspor Non-Tradisional Jawa Tengah). Terobosan ini dirancang untuk mendongkrak ekonomi daerah dengan membuka akses pasar ekspor baru di kawasan non-tradisional yang memiliki potensi pertumbuhan ekonomi tinggi. Selama ini, kinerja ekspor Jawa Tengah masih sangat bergantung pada pasar tradisional seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, dan China. Ketergantungan ini rentan terhadap gejolak ekonomi global. Ketika ekonomi negara-negara tersebut melambat akibat krisis global, mengalami resesi, inflasi tinggi, atau kebijakan proteksionisme, kinerja ekspor Jawa Tengah akan langsung merosot tajam. Inovasi KERSEN HACKER hadir sebagai solusi untuk melakukan diversifikasi pasar ke negara-negara non-tradisional yakni kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Provinsi Jawa Tengah sekaligus Project Leader inovasi ini, Suci Baskoro Wati, S.S., M. Bus., menjelaskan bahwa diversifikasi atau penetrasi ekspor ke pasar non-tradisional tidak dapat ditunda lagi. Selama ini penetrasi ke pasar non-tradisional belum optimal karena keterbatasan market intelligence serta kurangnya literasi ekspor bagi UMKM lokal kita. Gagasan ini cukup inovatif karena mengubah paradigma hubungan birokrasi antara Disperindag Provinsi Jawa Tengah dengan Perwakilan Perdagangan di luar negeri (Atase Perdagangan dan Indonesia Trade Promotion Center/ITPC). "Pemanfaatan keberadaan perwakilan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di luar negeri yang bertugas mempromosikan produk ekspor dan memperluas pasar perdagangan Indonesia di negara mitra strategis merupakan growth hacker yang proaktif mencari celah pasar (market hacking), menguji produk UMKM Jawa Tengah langsung ke pembeli potensial, dan memotong jalur distribusi yang panjang. Ini adalah strategi tepat in this economy, cepat, dan berbiaya efisien untuk menembus pasar yang selama ini dianggap sulit," ujar Suci. Pada milestone jangka pendek (60 hari kalender) Suci memilih negara Uni Emirat Arab (UEA) dan melakukan kemitraan strategis dengan Kepala ITPC Dubai dengan pertimbangan hasil analisis sbb: a. UEA merupakan pasar non-tradisional dengan trend pertumbuhan tinggi dan konsisten; b. Sudah menjalin perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif ( IUAE-CEPA ) dan bea masuk yang relatif rendah bagi produk Indonesia; c. Berperan sebagai gerbang logistik (hub) menuju kawasan Timur Tengah, Asia Selatan, dan Afrika; d. Memiliki riwayat impor komoditas non-migas asal Jawa Tengah yang beragam sehingga risiko penetrasi pasar relatif lebih terukur dibandingkan negara non-tradisional lain yang belum memiliki riwayat perdagangan; e. Memiliki Perwakilan Perdagangan (ITPC Dubai). Adapun pada milestone jangka menengah dan panjang, Suci bersama tim Bidang Perdagangan Luar Negeri akan melanjutkan upaya penetrasi ke pasar non-tradisional lainnya. Suci menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala ITPC Dubai yang telah berkenan untuk melakukan kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan memfasilitasi pertemuan importir/buyer UEA dengan pelaku usaha Jawa Tengah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S. E., M. M., selaku mentor, memberikan dukungan penuh terhadap aksi perubahan ini. Menurutnya, KERSEN HACKER merupakan inovasi yang selaras dengan upaya transformasi layanan pengembangan ekspor daerah. Kolaborasi strategis dengan perwakilan perdagangan diharapkan mampu memperkuat intelijen pasar, membuka akses ke pasar-pasar non-tradisional yang potensial, memperluas jejaring bisnis internasional, serta mempercepat peningkatan daya saing dan ekspor produk unggulan daerah. Emmy meyakini implementasi proyek ini akan memberikan nilai tambah yang nyata bagi pelaku usaha dan mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan melalui penguatan kemitraan global yang adaptif dan berorientasi pada hasil. Aksi perubahan ini berdampak langsung terhadap pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas, khususnya dalam meningkatkan volume dan nilai ekspor non-migas Jawa Tengah, serta memperluas diversifikasi pasar global guna memitigasi risiko ketergantungan pada pasar tradisional. Adopsi konsep growth hacker ke dalam manajemen perdagangan luar negeri merupakan suatu hal baru yang belum dilakukan di organisasi kami. Ini menekankan pada eksperimentasi cepat, pemanfaatan data perilaku konsumen, penetrasi digital, serta pendekatan low-cost high-impact untuk mendongkrak ekspor UMKM Jawa Tengah. Implementasi KERSEN HACKER diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari efisiensi anggaran daerah melalui optimasi aset yang ada, hingga lonjakan nilai ekspor riil yang akan menyerap tenaga kerja lokal di sektor industri dan pertanian. Dengan diluncurkannya KERSEN HACKER, Disperindag Jawa Tengah optimistis dapat membawa produk unggulan lokal menjadi motor penggerak ekspor non-tradisional yang tangguh di kancah global. Ekspor Jawa Tengah berani Mendunia! Setelah acara launching, sebagai tindak lanjut aksi, dilaksanakan business matching antara 15 pelaku usaha/eksportir Jawa Tengah dengan Kepala ITPC Dubai Widy Haryono dan 7 orang buyers dari UEA secara hybrid. Jawa Tengah menawarkan 6 komoditas unggulan sesuai keminatan importir/buyers UEA, yakni furniture rotan, gula kelapa, briket/arang batok kelapa, home decor, produk herbal, dan keramik.

Indeks Survey Kepuasan Masyarakat

Terhadap Informasi Yang Diberikan pada website DISPERINDAG Provinsi Jawa Tengah

Sangat Baik 116
Baik 58
Cukup 4
Kurang 4

PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

Kontak Kami

Lokasi:

Jl. Pahlawan No. 4, Semarang - Jawa Tengah

Telepon:

(024) 8311708