ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 03/2019

...
PEMBEKALAN ILMU JURNALISTIK, ASET DAN ARSIP UNTUK ASN DISPERINDAG

Kurang lebih 20 Aparatur Sipil Negara Disperindag Jateng diberikan pelatihan ilmu jurnalistik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi bagi masyarakat.Dalam sambutan Kadisperindag Provinsi Jawa Tengah, M Arif Sambodo yang diwakili Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disperindag Provinsi Jawa Tengah, A Ratno Pranoto, di Hotel Atria, Magelang, Jumat (22/3).‘’Ini merupakan kesungguhan dalam upaya melaksanakan tugas pekerjaan dan pelayanan Disperindag Provinsi Jawa Tengah, terutama tugas-tugas kesekretariatan yang terkhusus pada tugas tentang aset, arsip, dan informasi kehumasan,’’ katanya.Pelayanan kehumasan sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2009 dan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Karena itu, pelayanan untuk memberikan informasi yang baik dan terbuka kepada publik menjadi kewajiban. Pelatihan ini mengundang Suara Merdeka untuk menjadi narasumber materi jurnalistik.Kepala Biro Suara Merdeka Wilayah Kedu, Edy Purnomo, menjadi pemateri dalam acara tersebut. Edy memaparkan bagaimana cara mengemas berita atau informasi baik supaya menarik dibaca dan dicerna oleh masyarakat.Bagaimana kemasannya agar luwes dan pembaca lebih mudah mencerna informasi. Pelatihan jurnalistik pun berlangsung gayeng, berjalan interaktif dan komunikatif.Pelatihan menjadi bagian dari Bimbingan Teknis Kearsipan dan Penatausahaan Barang Milik Daerah, ditujukan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Selain dibekali ilmu jurnalistik, PPID Disperindag juga dibekali ilmu tentang aset dan ilmu kearsipan. 

...
BUSINESS MATCHING DIALOG PERDAGANGAN PENETRASI PASAR KE KAWASAN ASIA MELALUI TIONGKOK

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah didukung oleh Pemerintah Kota Surakarta pada tanggal 19 Maret 2019 menggelar acara Business Matching yang dikemas dalam Dialog Perdagangan Penetrasi Pasar ke Kawasan Asia melalui Tiongkok di Surakarta.“Kegiatan ini merupakan salah satu fasilitasi Pemprov. Jateng untuk mengidentifikasi masalah atau hambatan serta peluang promosi dan kerjasama dengan Negara Tiongkok.” Jelas Haryanta, SH, MM. Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag Prov. Jateng yang membuka acara tersebut di Tawang Arum, Balai Kota Surakarta.“Kegiatan ini mengakomodir para pelaku usaha ekspor Jawa Tengah dalam memperluas jejaring dan knowledge ekspor ke Tiongkok. Kawasan Solo Raya banyak terdapat perusahaan ekspor yang pangsa pasar rutinnya adalah Tiongkok dan seperti yang kita ketahui bersama, perang dagang Tiongkok – Amerika tidak hanya sebagai tantangan buat kita, tapi juga menciptakan peluang dan benefit buat kita, sehingga perlu kita beri informasi yang detail dan jelas kepada para pelaku bisnis, yang nantinya akan good impact untuk kinerja ekspor Jawa Tengah” papar Drs. Subagiyo, MM. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta saat memrikan sambutan kepada peserta yang hadir dalam kegiatan dialog interaktif berjumlah sekitar 75 (tujuh puluh lima) orang terdiri dari pelaku usaha/asosiasi dan Dinas Perdagangan Karisidenan Solo Raya.Adapun narasumber pusat dari Kementerian Perdagangan RI yang dihadirkan oleh panitia, yaitu Kasubdit Mitra Amerika, Eropa dan Afrika, Direktorat Perundingan ASEAN Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (Ibu Werdi Ariyani) yang menyampaikan materi “Strategi Pemanfaat Free Trade Agreement (FTA) dalam Kerjasama Indonesia – China” dan  Kasubdit Amerika Eropa  Direktorat Jenderal Kerjasama Pengembangan Ekspor, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Bachtiar Pangaribuan) dengan materi “Perdagangan Indonesia - Republik Rakyat Tiongkok dan Program Promosi Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional”. Dan narasumber daerah yang hadir adalah Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah (M. Chamim Irfani) yang menyampaikan materi “Kontribusi Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah”, yang dimoderatori oleh David Wijaya, Ketua Kadin Kota Surakarta.Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama Business Matching antara Kota Surakarta dengan Kota Jinjiang Tiongkok tentang “Peningkatan Fasilitasi Business to Business Linkage di Sektor Perdagangan dan Teknologi Industri”.Penandatangan MOU tersebut merupakan salah satu implementasi hasil kerjasama perdagangan Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Fujian yang disepakati bulan September 2018 lalu saat event China International Fair for Investment and Trade (CIFIT). Adapun rencana tindaklanjut lainnya di bulan April 2019 akan hadir Delegasi Bisnis Fujian ke Jawa Tengah dan Jakarta untuk lebih memperluas jejaring pemasaran penetrasi pasar Jawa Tengah – Tiongkok. Selanjutnya di tahun 2020, Delegasi Kota Surakarta akan melakukan pertemuan bisnis di Jinjiang guna mendiskusikan program capacity building antara kedua kota. 

...
Forum Ekspor dan One on One Meeting dengan ITPC/ Atdag

Forum Ekspor dan One on One Meeting dengan ITPC/ Atdag dilaksanakan hari Senin, 18 Maret 2019. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah dan dihadiri 50 pengusaha / eksportir Jawa Tengah. Bertindak selaku narasumber adalah Kepala ITPC Busan–Korea Selatan, Kepala ITPC Dubai dan Kepala ITPC Chenai-India. Kegiatan Forum Ekspor dan One on One Meeting dengan ITPC ini, merupakan salah satu langkah strategis dalam rangka meningkatkan ekspor guna mengoptimalkan penetrasi pasar luar negeri. Kegiatan ini juga merupakan wahana untuk mempertemukan pengusaha eksportir maupun calon eksportir  Jawa Tengah dengan ITPC Busan-Korea Selatan, ITPC Dubai, ITPC Chenai-India, melalui komunikasi dua arah dalam bentuk one on one meeting.Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menyampaikan informasi terkait pengamatan pasar (marker brief dan market intelegence) yang dilakukan oleh ITPC, dimana pada kesempatan ini para peserta akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan mengenai peluang-peluang pasar dari produk-produk yang dihasilkan, kondisi pembeli atau permintaan, akses dan hambatan pasar, jalur distribusi, serta eksportir pesaing dan peraturan-peraturan yang berlaku di negara akreditasi ITPC, dan informasi-informasi penting lainnya.Sehubungan dengan hal hal diatas, maka “Forum Ekspor dan One on One Meeting dengan ITPC/ Atdag” ini  menjadi sangat penting dan strategis bagi dunia usaha di Jawa Tengah. Penting dikarenakan informasi potensi komoditas Jawa Tengah yang akan dibawa oleh ITPC dapat memperluas pangsa pasar negara tujuan ekspor. Strategis karena sesuai harapan kami, dengan adanya forum ini, kedepannya akan dapat meningkatkan ekspor non migas baik nilai, volume, ragam, negara tujuan ekspor Jawa Tengah, sehingga akan menambah devisa nasional, membuka peluang berusaha dan membuka kesempatan kerja. 

...
EDUKASI SNI / ISO 9001 : 2015 BAGI PELAKU USAHA

Di masa globalisasi, pengusaha diharapkan dapat menjadi institusi pelayanan publik profesional, yakni industri yang berorientasi pada kualitas kerja yang komprehensif, yang penuh inovasi dan berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan standarisasi prosedur antara lain, sertifikasi Standar Nasional Industri (SNI), Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001 : 2015) dan Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001).Kunci Sukses agar dapat bersaing dalam era pasar bebas ke depan adalah dengan menerapkan sistem proses manajemen yang efektif, efisien dan ekonomis pada semua proses produksi dan distribusi serta selalu berusaha memenuhi semua keinginan pelanggan melalui perbaikan yang dilakukan secara terus menerus dan berkesinambungan. Mengingat pentingnya penerapan standarisasi bagi dunia usaha, Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Prov. Jateng menyelenggarakan Edukasi SNI / ISO 9001 : 2015 Bagi Pelaku Usaha di Jawa Tengah. Kegiatan di selenggarakan selama 1 (satu) hari pada tanggal 27 Februari 2019 bertempat di Hotel Marlin Kab. Pekalongan. Acara Edukasi dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah yang sekaligus memberikan sambutan pengarahan.Sasaran kegiatan dikhususkan bagi Perusahaan / IKM / Pelaku Usaha dengan diikuti peserta sebanyak 45 orang, serta menghadirkan Narasumber/Pembicara : - Konsultan dari CV. Barokah Gemilang, dengan materi Edukasi SNI / ISO 9001 : 2015.- Konsultan dari CV. Karya Zata Amani, dengan materi Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001). Dengan kegiatan Edukasi SNI / ISO 9001 : 2015 Bagi Pelaku Usaha diharapkan Pelaku industri di Jawa Tengah memahami pentingnya implementasi Standarisasi Manajemen Mutu bagi Perusahaan dan termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi yang berstandar mutu serta membuka pandangan bisnis di sektor industri sehingga pelaku industri di Jawa Tengah memiliki daya saing di lingkup nasional dan global.

...
FORUM PERANGKAT DAERAH, SEKTOR INDUSTRI DAN PERDAGANGAN

Forum Perangkat Daerah, sektor Industri dan Perdagangan, dalam rangka penyusunan rancangan rencana kerja tahun 2020 telah selesai dilaksanakan pada Jumat, 8 Maret 2019. Bertempat di Aula Lt.5 Disperindag, kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jawa Tengah, sekaligus menyampaikan paparan rancangan kerja Tahun 2020. Hadir sebagai pembicara yaitu Ketua Komisi B DPRD Prov. Jawa Tengah, Staff ahli Gubernur bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan, Kepala BAPPEDA Prov. Jawa Tengah dan Ketua KADIN Jawa Tengah. Dihadiri oleh seluruh pejabat struktural eselon III dan eselon IV di lingkungan Dinas Perindag Prov. Jawa Tengah, OPD rumpun ekonomi di lingkup pemerintah Prov. Jawa Tengah, perwakilan pelaku industri dan perdagangan, asosiasi industri dan perdagangan, komunitas industri kreatif, dan rumah difabel.   Maksud kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan dalam rangka penajaman target kinerja sasaran, program dan kegiatan, lokasi dan kelompok sasaran dalam rancangan kerja perangkat daerah tahun 2020. Sedangkan tujuan dilaksanakan Forum Perangkat Daerah diantaranya meyelaraskan program dan kegiatan antar perangkat daerah, nasional dan kab/kota dalam rangka pencapaian sasaran pembangunan nasional dan daerah. Yang kedua yaitu mempertajam indikator serta target kinerja program dan kegiatan sesuai tupoksi perangkat daerah dengan memperhatikan rancangan awal RKPD dan rancangan RKP. Ketiga adalah untuk menyelaraskan pendanaan indikatif program dan kegiatan perangkat daerah.Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah, H.M. Hamim Irfani menyampaikan revolusi industri 4.0 harus dapat diimplementasikan pada sektor industri di Jawa Tengah, sehingga dapat meningkatkan daya saing. Selain itu, beliau mengharapkan agar sentra industri daerah harus digarap dengan maksimal, seperti sentra industri alkohol di Desa Bekonang, Kec. Mojolaban, Kab. Sukoharjo yang masih memerlukan bantuan restrukturisasi mesin produksi untuk meningkatkan kualitas produk alkohol. Kadin Jawa Tengah yang diwakili oleh Ir. H.M. Wiradadi Soeprayogo mengharapkan agar dunia usaha mempunyai peran dalam mendorong percepatan pembangunan industri diantaranya dengan lebih inovatif, spektakuler, modal kehandalan dan dapat merubah potensi biasa menjadi potensi unggul. Sebagai pelaku industri mebel, beliau berharap bahwa di Jawa Tengah dapat dibangun kawasan industri khusus kayu/mebel, karena kayu/mebel merupakan salah satu produk ekspor non migas Jawa Tengah.  Beberapa usulan hal yang disampaikan oleh peserta dalam forum perangkat daerah diantaranya adalah :1. Kegiatan penumbuhan wirausaha baru dapat lebih diperbanyak secara kualitas dan kuantitasnya;2. Dapat diciptakan kegiatan untuk kawan difabel, yang produknya dapat berstandar ekspor;3. Dilaksanakan forum temu IKM dengan eksportir di wilayah eks karisidenan Jawa Tengah;4. Peningkatan teknologi industri minuman keras agar menambah grade hasil produknya;5. Dari asosiasi industri pengolahan ikan berharap, agar dapat dibantu dalam strategi pemasaran dan packing produk;6. Peningkatan kompetensi SDM wirausaha baru bagi industri kreatif;