ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 04/2021

...
Upaya Fungsional Penyuluh Perindag Agar Pelaku Usaha Bangkit Di Masa Covid

Di era pandemi semua sepi, tiarap, rasa was-was menghantui nurani pengais rezeqi, tapi yakinlah semua ada masanya. Ibarat seorang pendaki gunung yang cerdas, sampai ke puncak bukan tujuan utama, tetapi proses menaklukan tebing, rintangan dan proses menuju puncak yang haqiqi itulah kuncinya. Dalam proses kehidupan ada kepahitan, ada kecewa, ada sakit, ada rapuh, tetapi yakinlah semua ada masanya.Untuk itulah, Fungsional Penyuluh Perindag Provinsi Jawa Tengah menawarkan gagasan kepada pelaku usaha di Jawa Tengah untuk mencari upaya dengan membangun kemitraan guna membuka peluang pasar selebar-lebarnya. Akhirnya terbentuklah kelompok HIDAYAH SATU yang diawali oleh kelompok usaha IKM/UKM di Kabupaten Grobogan (Purwodadi). Alhamdulillah kelompok HIDAYAH SATU Kab. Grobogan, Rabu, tanggal 24 maret 2021 produk yang ditawarkan tersebut telah diterima oleh pusat oleh-oleh di Kampoeng Semarang, dan Toko-toko Oleh-oleh lainnya di kota Semarang.Dengan terjalinnya kemitraan produk pangan yang memenuhi standar:Nama ProdukP-IRTHalalBahan yang digunakan/komposisiDiproduksi olehBerat bersihSaran penyajianBaik digunakan sebelum/kadaluarsaBerikut 3 materi guna bekal bagi pelaku usaha baik pemula maupun yang sudah lama:1. Membangun KEMITRAAN guna membuka peluang pasar2. Denah lokasi RUANG PRODUKSI Pangan yang baik3. Prosedur JAMINAN PRODUK HALAL dan standar lainnya serta perijinannya Kunci sukses seorang produsen baik pangan olahan maupun non pangan:- Memenuhi standar baik higienis maupun perijinan- Bisa memenuhi permintaan pasar- Jujur- Komitmen- Konsisten- Menjaga mutu dan kualitas Ketika seorang produsen pangan maupun non pangan bisa berkomitmen pada diri sendiri InsyaAllah peluang meraih puncak tidak begitu sulit dengan memakai metode ubah pola pikir                                                                 Ubah Pola PikirDariMenjadiIni Bukan Keahlian sayaBagaimana saya dapat menjalankannyaIni pekerjaan beratIni sebuah kesempatan bagusSaya menyerahSaya akan menemukan solusi lewat hal-hal yang pernah saya pelajariIni terlalu sulitIni memang butuh waktu dan usaha extraSudah tidak ada lagi yang bia saya perbuatApalagi cara yang belum saya cobaSalah lagi-salah lagiSaya harus belajar dari kesalahaan masa laluHasil seperti ini sudah cukup baik untuk sayaApakah usaha saya sudah maksimal Kunci Keberhasilan:1.  Bangun komunikasi dengan baik2.  Punya impian yang jelas3.  Komitmen untuk terus mengejar impian4.  Fleksibel dalam menghadapi perubahan5. Bisnis yang sukses itu bukan hasil jerih payah dalam satu hari, tapi hasil kerja beberapa tahun bahkan puluhan tahun silam6. Maka tips sukses jangan pernah menyerah jika menemui kegagalan, katakan “one more time” atau satu kali lagi kesempatan, jika berjumpa dengan kegagalan7.  Kunci keberhasilan kreatif dan inovatif KIAT SUKSES:· TIDAK ADA TIDAK BISA KECUALI ANDA MALAS· TIDAK ADA KATA SULIT KECUALI ANDA MALAS· TIDAK ADA KATA MISKIN KECUALI ANDA MALAS SPIRIT : SEMANGAT, OPTIMIS, YAKINLA TAHZAN : Jangan bersedih setelah kesulitan pasti ada kemudahanMAN JADDA WA JADDA : Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasilMAN SHABARA ZHAFIRA : Siapa yang bersabar pasti beruntung Untuk itulah kita bangun kemitraan guna membuka peluang pasar, meningkatkan produksi, memenuhi permintaan pasar, dengan tetap CUCI TANGAN, JAGA JARAK, MEMAKAI MASKER. COVID BUKAN AKHIR SEGALANYA, AYO PELAKU USAHA BANGKIT MENUJU SUKSES.

...
PFPP Disperindag Jateng Mendukung Kegiatan Wirausaha Bagi Para Penyandang Disabilitas

PFPP Jateng berkesempatan memberikan pelatihan kepemimpinan dan wira usaha bagi penyandang disabilitas di Jawa Tengah melalui zoom yang diikuti para penyandang disabilitas se-Jawa Tengah, yang dilaksanakan di Balatkop dan UMKM Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 10 April 2021.Pada kegiatan yang dihadiri oleh Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Jawa Tengah (Bambang), Pejabat Fungsional Penyuluh Perindag Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah yang diwakili oleh Munartik, SE dan Pramana Yoga, S.Sos, M.Si. Materi Pengelolaan pemasaran untuk kemajuan sebuah wira usaha disampaikan oleh Munartik, SE.Tujuan dari pelatihan adalah memberi pemahaman mengenai pemasaran produk, strategi menjual produk-produk hasil karya para penyandang disabilitas baik pangan maupun non pangan. Contoh produk makanan dari produk kering, aneka kletikan, produk jahit bisa berupa keset, taplak meja, kurung bantal dan lain-lain.Pada kesempatan itu pula, Pramana Yoga menyampaikan bahwa di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki Disperindag Prov. Jateng juga menerima peserta Pelatihan Operator Jahit Garmen dan Jahit Alas Kaki.Tawaran Pramana Yoga disambut baik oleh Ketua Perkumpulan Peduli Penyandang Disabilitas (Bambang) dan akan ditindak lanjuti untuk pengiriman peserta pelatihan di BPPTAK tersebut. Kemudian pada hari Senin tanggal 12 April 2021 Perwakilan Perkumpulan Peduli Penyandang Disabilitas Semarang (Bambang dan Panitia Penyelenggara Pelatihan Wira Usaha) telah berkunjung untuk menindaklanjuti pengiriman peserta pada Balai Pengembangan Produk Tekstil dan Alas Kaki Disperindag Prov. Jateng.Pelatihan Kepemimpinan dan Wira Usaha Bagi Penyandang Disabilitas di Jawa Tengah, yang dilaksanakan di Balatkop dan UKM Provinsi Jawa Tengah secara zoom, pada hari Sabtu, tanggal 10 April 2021 telah mendapat sambutan positif yang penuh semangat dan selanjutnya akan minta waktu untuk sharing ke kantor Disperindag Prov. Jateng.

...
LARIS MANIS PAMERAN OBRAL MEBEL VIA ONLINE

Disperindag Provinsi Jawa Tengah terus mendorong IKM agar tetap dapat eksis di masa pandemi Covid 19 ini. Salah satunya melalui Pameran Obral Mebel yang diselenggarakan di The Park Mall Kab. Sukoharjo pada tanggal 2-6 April 2021, pameran ini diikuti oleh 14 IKM dari KIMKAS (Koperasi Industri Mebel dan Kerajinan Solo Raya) selama 5 hari.Pameran dibuka secara resmi melalui virtual oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (M. Arif Sambodo, SE, MSi). Kepala Disperindag Provinsi Jawa Tengah mengatakan, pameran ini merupakan pameran rintisan yang bersifat hybrid oleh karena itu diharapkan  pameran ini dapat mengangkat produk buatan bangsa sendiri menjadi produk unggulan sehingga dapat  mendorong masyarakat untuk bangga memakai produk dalam negeri.Produk yang ditampilkan sangat beragam, mulai dari hiasan dinding hingga beragam sofa  dan kursi taman. Produk mebel yang ditampilkan pada pameran obral mebel ini adalah produk yang biasanya di ekspor pula oleh para IKM, sehingga kualitasnya pun tidak diragukan lagi.Pameran ini diselenggarakan dengan menerapkan prokes secara ketat, panitia bekerjasama dengan pihak Mall untuk dapat mewajibkan pengunjung cek suhu tubuh sebelum masuk Mall, memakai masker dengan benar, dan menjaga jarak dengan cara mengatur flow pengunjung agar tidak terjadi penumpukan masa. Promosi pameran ini juga lebih ditekankan pada transaksi online via live streaming Instagram sehingga selain untuk dapat mencegah kerumunan masa, para calon pembeli yang jauh dari lokasi pameranpun tetap dapat bertransaksi secara onlineSelama pameran berlangsung total transaksi yang dihasilkan sejumlah Rp. 640.320.000,- . Selain transaksi yang dihasilkan beberapa IKM juga mendapat potensial buyer dari luar negeri dan potensial order untuk interior cafe.

...
MENGGALI POTENSI EKSPORTIR JAWA TENGAH MELALUI KEGIATAN SELEKSI PRESENTASI EKSPORTIR TANGGUH 2021

Sebanyak 19 (sembilan belas) perusahaan yang terdiri dari kategori perusahaan besar dan perusahaan kecil dan menengah yang telah lolos pada seleksi administratif Eksportir Tangguh 2021, mengikuti seleksi presentasi yang bertempat di Aula Lantai 5 Gedung Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah.Dalam tahap kedua pada proses Penilaian Eksportir Tangguh 2021, para peserta menyampaikan materi presentasi terkait : Profil perusahaan, Kinerja ekspor, Daya saing, Tenaga kerja, Kepedulian lingkungan termasuk pengelolaan limbah, Prestasi dan penghargaan yang dimiliki perusahaan, serta Pendukung lainnya seperti Dokumen perijinan dan Pameran yang pernah diikuti di hadapan tim penilai, yang terdiri dari unsur Akademisi (Idris dari Universitas Diponegoro), KADIN Jawa Tengah (Bernadus Arwin), Media Masa (Galih Pujo Asmoro dari Tribun Jateng), dan yang mewakili Disperindag Prov. Jateng (Haryanta).Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Selasa-Rabu tanggal 6-7 April lalu ini mendapat respon positif dari para peserta seleksi. Hal ini terlihat dari antusiasme mereka dalam menyiapkan materi presentasi yang matang, dan semangatnya dalam meningkatkan penjualan melalui ekspor. Skema teknis kegiatan seleksi ini dilaksanakan selama dua hari, dengan dua kali sesi di setiap harinya. Melalui tahapan ini, diharapkan nantinya tim penilai dapat memetakan perusahaan yang benar-benar unggul dan memiliki potensi penjualan ekspor yang baik, sehingga dapat mendorong nilai ekspor Jawa Tengah.Pada tahapan seleksi kali ini banyak perusahaan-perusahaan baru yang muncul sebagai kandidat pemenang. Hal ini menunjukkan iklim berbisnis di Provinsi Jawa Tengah yang semakin kompetitif dan inovatif. Semangat para pemain baru ini diharapkan dapat memotivasi pelaku usaha lainnya untuk terus berkembang mengikuti perubahan yang positif. Meskipun pandemi Covid-19 belum berakhir, namun semangat para pelaku usaha ini dapat kita jadikan contoh untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan. Penilaian selanjutnya adalah kunjungan lapangan oleh tim penilai ke perusahaan yang lolos seleksi presentasi dan berpotensi menjadi kandidat pemenang Eksportir Tangguh 2021.

...
FORUM INFORMASI PASAR LUAR NEGERI DAN ONE ON ONE MEETING DENGAN ATASE PERDAGANGAN /ITPC

Dalam upaya memberikan informasi yang menyeluruh terkait dengan informasi pasar di luar negeri dan meningkatkan pangsa pasar produk-produk unggulan Jawa Tengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan “Forum Informasi Pasar Luar Negeri dan One on One Meeting dengan Atase Perdagangan/ ITPC”, yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 12 April 2021.Acara tersebut dibuka oleh Kepala Dinas yang diwakili oleh Sekretaris Disperindag Prov Jateng dan dihadiri 50 pengusaha / eksportir Jawa Tengah secara online/ offline. Bertindak selaku narasumber adalah Kepala Atase Perdagangan Ankara - Turki, Kepala Atase Perdagangan Tokyo - Jepang dan Kepala Atase Perdagangan Bangkok - Thailand. Dalam acara Forum Informasi Pasar Luar Negeri dan One on One Meeting dengan Atase Perdagangan/ ITPC ini para peserta diberikan informasi yang menyeluruh terkait dengan informasi pasar di luar negeri dengan memanfaatkan keberadaan perwakilan dagang RI (Atase Perdagangan).Adapun informasi pasar ekspor yang digali pada kesempatan tersebut adalah negara Turki, Jepang, dan Thailand. Kegiatan Forum Informasi Pasar Luar Negeri dan One on One Meeting dengan Atase Perdagangan/ITPC ini merupakan salah satu langkah strategis dalam rangka meningkatkan ekspor guna mengoptimalkan penetrasi pasar luar negeri.Pada kesempatan ini para peserta akan mendapatkan wawasan dan pengetahuan mengenai peluang-peluang pasar dari produk-produk yang dihasilkan, kondisi pembeli atau permintaan, akses dan hambatan pasar, jalur distribusi, serta eksportir pesaing dan peraturan-peraturan yang berlaku di negara akreditasi Atase Perdagangan, dan masih banyak lagi informasi-informasi penting lainnya.Acara ini juga merupakan wahana untuk mempertemukan pengusaha eksportir maupun calon eksportir Jawa Tengah dengan para Atase Perdagangan, melalui komunikasi dua arah dalam bentuk one on one meeting baik secara online/ Offline.Dengan adanya forum ini diharapkan kedepannya akan dapat meningkatkan ekspor, sehingga akan menambah devisa nasional, membuka peluang berusaha dan membuka kesempatan kerja.

...
Pra Export Coaching Program: Workshop dan Verifikasi

Dalam rangka memaksimalkan kinerja ekspor di wilayah Jawa Tengah dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha orientasi ekspor, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Free Trade Agreement (FTA) Center Semarang melaksanakan kegiatan "Pra Export Coaching Program: Workshop dan Verifikasi" pada tanggal 6-7 April 2021 bertempat di Gets Hotel, Semarang. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri dan menghadirkan 3 (tiga) orang tenaga ahli dari FTA Center Semarang sebagai narasumber sekaligus sebagai pendamping selama kegiatan Pra Export Coaching Program ini berlangsung. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta UKM dari wilayah Provinsi Jawa Tengah yg selanjutnya akan diseleksi menjadi 30 peserta. Kegiatan Pra Export Coaching Program ini merupakan tahap pertama dari total 8 (delapan) tahapan untuk kegiatan pendampingan ekspor yang direncankan berlangsung sepanjang tahun 2021.Dalam sambutannya, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri menyampaikan bahwa banyak UKM di Jawa Tengah yang memiliki semangat dan keinginan ekspor yang tinggi, namun belum dibarengi dengan kesiapan, baik dari legalitas perusahaan maupun ilmu-ilmu mendasar terkait persiapan dalam merambah pasar ekspor. Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan Pra Export Coaching Program diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di wilayah Provinsi Jawa Tengah agar dapat menembus pasar internasional.