EVALUASI KINERJA
Kegiatan Evaluasi Kinerja Industri Jasa Keuangan Jateng 2025 diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 16 September 2025 bertempat di Ballroom Hotel Gumaya. Gubernur Jateng, Komjen (Purn.) Drs. Ahmad Luthfi, SH, S.St.M.K hadir sebagai Keynote Speaker. Turut hadir Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Prov. Jateng, Kepala Bidang SPK mewakili Kepala Disperindag Prov. Jateng, Kepala Diskop UMKM Jateng, Kepala BPKP Jateng, Direktur BI, Kepala BPS, serta Lembaga/Industri Jasa Keuangan di Jateng.
Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, menyampaikan pada TW II 2025, menyebutkan bahwa ekonomi Jateng tumbuh 5,28%, lebih tinggi dari nasional sebesar 5,12% yg menunjukkan Jateng merupakan salah satu motor utama penggerak perekonomian nasional. Namun kinerja perbankan walaupun mencatatkan pertumbuhan positif (6,96%), masih di bawah kinerja perbankan nasional (7,77%) sehingga perlu terus didorong termasuk dlm pemenuhan Modal Inti Minimum.
Selanjutnya, Gubernur Jateng dalam arahannya menyebutkan bahwa perekonomian Jateng 2025 menunjukkan tren positif dengan proyeksi pertumbuhan sebesar 4,7% - 5,5% (yoy). Pertumbuhan ini terutama ditopang lapangan usaha pertanian dan konstruksi, serta konsumsi domestik yang mendorong ekspor antar provinsi. Arah kebijakan Jateng ke depan akan menekankan pada a) konektivitas dan aksesibilitas keuangan dgn memperluas jangkauan layanan keu terutama di pedesaan; b) penguatan UMKM dan ekonomi rakyat dgn memperluas skema kredit murah, subsidi bungan dan pembiayaan digital; c) pembangunan ekonomi hijau dan berkelanjutan dgn mendorong lembaga keu untuk menyalurkan pembiayaan pada sektor ramah lingkungan dan energi terbarukan.
@ahmadluthfi_official
@tajyasinmz
#gubernurjateng #ahmadlutfi #wakilgubernur #tajyasin #ngopeninglakoni #disperindagjateng #ojkjateng