ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 07/2025

...
Penyerahan RSLH Bantuan dari Djarum Untuk Masyarakat

Gubernur Jawa Tengah, didampingi oleh Bupati Temanggung meresmikan Rumah Sehat Layak Huni (RSLH) sebanyak 15 Unit kepada warga kurang mampu di Kec. Parakan dan Kec. Tretep bertempat di Gedung Sasana Gita, Parakan. Dalam laporan kegiatan, Kadis Perindag Prov. Jateng menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT. Djarum, karena sejak tahun 2022 sampai dengan sekarang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Prov. Jateng melalui Disperindag Prov. Jateng. Kolaborasi ini adalah upaya bersama dalam menyediakan hunian yang memenuhi standar kesehatan, keamanan, dan kenyamanan, bagi keluarga kurang mampu. General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiarto menuturkan keterlibatan perusahaan rokok itu pada program RSLH merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam mempercepat penurunan tingkat kemiskinan. Sampai tahun Juli 2025 telah terbangun 377 unit RSLH, dan PT Djarum berencana membangun 500 RSLH lagi di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah pada tahun 2026. Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menyebut PT Djarum sebagai "panglima tanpa tanda jasa" yang telah membantu percepatan pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. “Ada lebih dari satu juta rumah tak layak huni di Jawa Tengah. Ini PR kita bersama, dan PT Djarum telah memberi contoh nyata. Beliau berharap semoga perusahaan lain meniru langkah ini,” @ahmadluthfi_official @tajyasinmz @agusgondrong.official @ptdjarumofficial @pemkabtmg #gubernurjateng #ahmadlutfi #wakilgubernur #tajyasin #ngopeninglakoni #DisperindagJateng #rslhdjarum

...
Sosialisasi Perlindungan Konsumen Dan Masyarakat Sektor Jasa Keuangan

Hai #Sobatindag! Telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan” yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah pada Kamis (17/07/2025) bertempat di Aula Lt. 5 Kantor Disperindag Prov, Jateng. Kegiatan dibuka oleh Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, Taufik Andriawan didampingi Kepala Bidang SPK Disperindag Prov. Jateng @mirandatidevita Hadir sebagai narasumber yaitu Kepala Divisi PEPK Regional (Gatot Yulianto), Analis Kelompok Spesialis Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen sekaligus Ketua Sekretariat Satgas PASTI (Dahnial Apriyadi). Peserta hadir sejumlah 100 orang yang terdiri dari IKM binaan Disperindag Prov. Jawa Tengah, BPSK Kota Semarang, dan LPKSM di Kota Semarang. Harapan dari kegiatan sosialisasi ini yaitu, agar para peserta apabila mengalami sengeketa dengan lembaga jasa keuangan dapat mengadu ke kanal pengaduan OJK yaitu APPK, dan apabila mengetahui atau menjadi korban investasi/kegiatan keuangan illegal dapat melaporkan ke sipasti.ojk.go.id, sedangkan untuk penipuan transaksi keuangan dapat melaporkan ke iasc.ojk,go,id. @ahmadluthfi_official @tajyasinmz @ojkindonesia @ojk_jateng #gubernurjateng #ahmadlutfi #wakilgubernur #tajyasin #ngopeninglakoni #disperindagjateng #perlindungankonsumen #ojkjateng

...
Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Ke Kawsan Ekonomi Khusus (KEK) Industripolis Batang Jawa Tengah

Batang – Jumat (11/07/2025) Sekretaris Disperindag Prov. Jateng bersama Kepala Bidang Industri Agro mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke KEK Industropolis Batang. Hadir pula Kepala Biro Isda Setda Prov. Jateng dan As Ekbang Sekda Kab. Batang. Dalam diskusi bersama pengelola, disampiakan bahwa konsep dan masterplan KEK Industropolis Batang dengan total luas kawasan 4.300 Ha, terbagi menjadi 3 Cluster salah satunya Industrial Estate & Township, Fasilitas dan Infrastruktur, Jalan kawasan, pengolahan air limbah, Suplai listrik, Suplai LNG oleh PGN. Terminal Logistik, Dry Port, Command Center serta rusun untuk pekerja. Total tenant hingga Juli 2025 berjumlah 31 perusahaan, luas lahan terjual 351 Ha, nilai investasi sebesar Rp 19,1 Triliun, Tenaga kerja terserap sejumlah 7.100 orang, Jenis Industri Prioritas High-tech & ekspor, Downstream Industry, Green Energy & Teknologi Ramah Lingkungan, Industry 4.0, Substitusi Impor berkelanjutan, Pemberdayaan tenaga kerja lokal, Program UMKM & SDM, Pemberdayaan BUMDes & kampung kuliner pesisir. Pengelola sangat mengharap dukungan penuh dari DPR RI dari sisi regulasi dan percepatan insentif sehingga bisa menarik tenant baru. Di akhir sesi diskusi Erna Saridewi, SE, Ketua Tim Komisi VII menyampaikan bahwa KEK batang didirikan sebagai upaya pemerintah membentuk iklim investasi yang baik sehingga pengelola diharapkan bisa mengelola secara berkelanjutan. Selain itu diharapkan pengelola untuk selektif terhadap tenan yang masuk, optimalisasi CSR agar dapat betul2 dimanfaatkan untuk pengembangan wilayah sekitar dan daerah penyangga Kawasan. Sinergitas lintas sektor harus terus di lakukan untuk keberlanjutan, Optimalisasi SDM lokal lebih masif sehingga keberadaan kawasan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. @ahmadluthfi_official @tajyasinmz #gubernurjateng #ahmadluthfi #wagubjateng #tajyasin #ngopeninglakoni #disperindagjateng #KEK