Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI Ke Kawsan Ekonomi Khusus (KEK) Industripolis Batang Jawa Tengah
Batang – Jumat (11/07/2025) Sekretaris Disperindag Prov. Jateng bersama Kepala Bidang Industri Agro mendampingi Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke KEK Industropolis Batang. Hadir pula Kepala Biro Isda Setda Prov. Jateng dan As Ekbang Sekda Kab. Batang.
Dalam diskusi bersama pengelola, disampiakan bahwa konsep dan masterplan KEK Industropolis Batang dengan total luas kawasan 4.300 Ha, terbagi menjadi 3 Cluster salah satunya Industrial Estate & Township, Fasilitas dan Infrastruktur, Jalan kawasan, pengolahan air limbah, Suplai listrik, Suplai LNG oleh PGN. Terminal Logistik, Dry Port, Command Center serta rusun untuk pekerja.
Total tenant hingga Juli 2025 berjumlah 31 perusahaan, luas lahan terjual 351 Ha, nilai investasi sebesar Rp 19,1 Triliun, Tenaga kerja terserap sejumlah 7.100 orang, Jenis Industri Prioritas High-tech & ekspor, Downstream Industry, Green Energy & Teknologi Ramah Lingkungan, Industry 4.0, Substitusi Impor berkelanjutan, Pemberdayaan tenaga kerja lokal, Program UMKM & SDM, Pemberdayaan BUMDes & kampung kuliner pesisir. Pengelola sangat mengharap dukungan penuh dari DPR RI dari sisi regulasi dan percepatan insentif sehingga bisa menarik tenant baru.
Di akhir sesi diskusi Erna Saridewi, SE, Ketua Tim Komisi VII menyampaikan bahwa KEK batang didirikan sebagai upaya pemerintah membentuk iklim investasi yang baik sehingga pengelola diharapkan bisa mengelola secara berkelanjutan. Selain itu diharapkan pengelola untuk selektif terhadap tenan yang masuk, optimalisasi CSR agar dapat betul2 dimanfaatkan untuk pengembangan wilayah sekitar dan daerah penyangga Kawasan. Sinergitas lintas sektor harus terus di lakukan untuk keberlanjutan, Optimalisasi SDM lokal lebih masif sehingga keberadaan kawasan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
@ahmadluthfi_official @tajyasinmz
#gubernurjateng #ahmadluthfi #wagubjateng #tajyasin #ngopeninglakoni #disperindagjateng #KEK