ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 04/2026

...
Sinergi Evaluasi KEK Kendal, Perkuat Arah Pengembangan Industri Berkelanjutan

Kegiatan kunjungan dan diskusi Monitoring dan Evaluasi (Monev) KEK Kendal telah dilaksanakan pada tanggal 20 April 2026 di Disperindag Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Universitas Indonesia dan Pengelola Kawasan Industri Kendal. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya evaluasi pelaksanaan KEK Kendal sejak tahun 2019 serta penyelarasan dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan arah kebijakan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi aktual kawasan, menganalisis dampak ekonomi terhadap daerah, serta menghimpun masukan strategis dari pemangku kepentingan terkait arah pengembangan KEK Kendal ke depan. Beberapa point dalam diskusi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah. Pembahasan mencakup evaluasi sektor industri yang berkembang, identifikasi subsektor prioritas untuk penguatan rantai pasok (industrial deepening), serta potensi risiko tumpang tindih dengan kawasan industri lain. Selain itu, kegiatan juga menyoroti keterkaitan KEK Kendal dengan supplier lokal, kesiapan infrastruktur dan utilitas, serta kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi daerah. Perspektif pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam merumuskan posisi strategis KEK Kendal dalam struktur industri regional dan nasional. Hasil kegiatan ini akan menjadi bahan pendukung dalam penyusunan laporan evaluasi KEK Kendal, khususnya dalam merumuskan rekomendasi kebijakan dan arah pengembangan kawasan yang lebih terarah, berdaya saing, dan berkelanjutan.

...
NAIK KELAS LEWAT TKDN IK, IKM DEMAK TINGKATKAN DAYA SAING

Dalam upaya mendorong pelaku usaha semakin berdaya saing, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menghadirkan langkah nyata melalui kegiatan Fasilitasi Sertifikasi TKDN IK yang diselenggarakan pada Selasa–Rabu, 14–15 April 2026 di Hotel Amantis, Demak. Sebanyak 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dari berbagai komoditas turut ambil bagian, menunjukkan semangat untuk naik kelas dan memperkuat posisi di pasar nasional. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat industri daerah agar semakin kompetitif dan mandiri. Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) IK dipandang sebagai strategi penting dalam meningkatkan nilai tambah produk, membuka akses pasar yang lebih luas, serta memperkuat kepercayaan terhadap produk lokal. “Ini adalah langkah strategis untuk mendorong industri kita lebih berdaya saing,” tegas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Ibu July Emmylia, SE, MM, saat membuka kegiatan. Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan pendampingan langsung dari para narasumber kompeten di bidangnya. Mulai dari pemahaman perpajakan oleh Kushartoto dari KPP Pajak Kabupaten Demak, registrasi SIINas dan validasi dokumen oleh Reno Adrian dari Kementerian Perindustrian, hingga pemaparan perkembangan data industri oleh Dr. Syahrainy Aisyah, ST, MM dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Demak. Pendampingan teknis juga diperkuat oleh Admin SIINas, Ana Yulianti dan Al Qomariyah, yang membantu peserta memahami proses secara lebih praktis dan aplikatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelaku IKM tidak hanya memahami pentingnya sertifikasi TKDN, tetapi juga mampu mengimplementasikannya sebagai langkah konkret untuk meningkatkan kualitas, memperluas pasar, dan membawa produk lokal Jawa Tengah semakin berdaya saing di tingkat nasional.

...
RAKOR WALIDATA SATUKAN DATA, KUATKAN KEBIJAKAN UNTUK PEMBANGUNAN JATENG

Dalam upaya menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap standar data dan regulasi di sektor industri dan perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Walidata dan Regulasi Sektor Perindustrian dan Perdagangan. Kamis, 9 April 2026 bertempat di Ballroom Sidomukti, The Royal Surakarta Heritage, Kota Surakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten yang akan mengupas berbagai isu strategis, mulai dari: ???? Penguatan data statistik sektor industri dan perdagangan sebagai dasar kebijakan yang lebih presisi ???? Sosialisasi Permendag No. 41 Tahun 2025 tentang pelaporan distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting ???? Implementasi dan akselerasi industri hijau di Jawa Tengah ???? Penyeluran LPG di Jawa Tengah Rakor ini diikuti oleh Kepala Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi urusan industri dan perdagangan se-Jawa Tengah, Kepala Bidang/Balai, serta perwakilan staf di lingkungan @disperindagjateng. Melalui rakor ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai landasan pembangunan sektor perindustrian dan perdagangan di Jawa Tengah. Bersama, kita wujudkan tata kelola data yang lebih baik untuk Jateng yang semakin maju! #NgopeniNgalkoni #DisperindagJateng #RakorWalidata #SatuDataJateng #IndustriPerdagangan #DataBerkualitas