Kearifan Lokal Salah Satu IKM Batik di Semarang
Kamis, 17 Maret 2022 Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan anjangsana pada Zie Batik yang berlokasi di Kampung Malon RT.03/ RW.06, Gunungpati, Kota Semarang dalam rangka menjalin hubungan dengan IKM Batik serta menginformasikan kegiatan pelatihan jahit yang diselenggarakan oleh Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK), Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Provinsi Jawa Tengah. Berawal dari tahun 2004, Zazilah atau yang sering dipanggil Zie selaku pemilik Zie Batik memiliki tekad untuk menghidupkan kembali batik. Tekad tersebut disertai usaha Zie dengan mengajari batik kepada masyarakat, diantaranya ke sekolah-sekolah di Kota Semarang. Pada tahun 2006, Zie mengembangkan batik di Kampung Batik, Semarang Bawah dan di tahun 2010 pindah ke Gunungpati hingga sekarang. Zie Batik menggunakan pewarna alami diantaranya menggunakan pewarna dari tumbuhan Indigo tinctoria untuk bahan pewarna indigo, Bixa orellana untuk warna merah jambu, serta Jelawe untuk warna kuning. Selain itu, Lerak yang dicampur dengan bahan dari daun tanaman Dilem sebagai pewangi juga digunakan saat proses pencucian batik. Tumbuhan- tumbuhan tersebut juga ditanam disekitar kediaman Zie yang asri dan teduh sebagai bentuk pelestarian tanaman yang digunakan dalam proses membatik dan juga bertujuan sebagai edukasi bagi masyarakat. Design batik di Zie Batik sangat beragam, salah satu diantaranya adalah design legenda yang inspirasinya diperoleh Zie dari keberagaman legenda yang ada di masyarakat. Kreatifitasnya tidak hanya di Batik, tapi juga merambah ke Sibori dan Ecoprint. Proses produksi batik dilakukan di kediaman Zie yang juga telah dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Batik sederhana dengan Biofilter Anaerob sehingga air limbah dari proses produksi di Zie Batik tidak merusak lingkungan sekitar. Dalam perkembangan usahanya, selain membuat kain batik, Zie juga merambah pembuatan pakaian jadi yang membutuhkan tenaga menjahit. Kedepannya, kerjasama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK) dengan IKM Batik dapat terjalin lebih erat sebagai bentuk dukungan terhadap IKM Batik melalui penyediaan tenaga menjahit dari hasil peserta pelatihan di BIPTAK.