ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 02/2025

...
HASIL SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT (SKM) SEMESTER II TAHUN 2024

Sebagai satu satunya Tempat Pelatihan Miniatur Industri di Jawa Tengah untuk meningkatkan ketrampilan sumber daya manusia (SDM) bidang Produk Tekstil dan Alas kaki berbasis kompetensi standar industri, Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki -BIPTAK- siap memberikan pelayanan jasa produk industri tekstil, produk tekstil dan Alas kaki serta memfasilitasi peningkatan networking produsen, pemasar dan stakeholder. BIPTAK juga sebagai Tempat Uji Kompentsi Mandiri Bidang Kompetensi industri produk tekstil dan alas kaki diakui secara nasional oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi ( BNSP ) dengan 13 skema kompetensi, dan oleh sebab itulah BIPTAK senantiasa membuka diri untuk memberikan layanan kepada masyarakat umum yang membutuhkan.Tempat uji kompetensi tersebut berada di Jalan Tambak Aji Nomor 1 Semarang. Berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 14 Tahun 2017 Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melakukan survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang telah diberikan BIPTAK Disperindag Prov Jateng kepada peserta Pelatihan Ketrampilan SDM Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki dan perusahaan mitra dibidang garmen dan alas kaki. Selama Semester II tahun 2024 Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah berpendapat bahwa Pelayanan Publik yang dilakukan oleh BIPTAK Disperindag Prov Jateng akan berdampak terhadap Citra dan kinerja aparatur pemerintah, yang pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat. BIPTAK sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, lembaga penyedia pelayanan, wajib melakukan survei kepuasan masyarakat untuk memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), sebagai salah satu upaya untuk memperbaiki pelayanan publik dimasa akan datang dengan cara melakukan survei kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dengan mengukur Kinerja dan Mutu Pelayanan seperti tabel diatas. Dari data responden sejumlah 200 orang terdiri dari 54 orang laki-laki dan 146 orang perempuan, rata rata pendidikan SLTA dengan menggunakan metode random sampling. Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan di Balai Industri Produk Tekstil dan Alas Kaki (BIPTAK) Disperindag Provinsi Jawa Tengah pada semester II ( Juli s/d Desember) tahun 2024 mencapai nilai 93,5 Mutu pelayanan (A) dengan kategori Ukuran Kinerja Sangat Baik. Berdasarkan hasil analisa terhadap 9 unsur pelayanan tersebut, Unsur pelayanan yang mendapat nilai IKM tertinggi adalah biaya dan tarif yaitu 98,75 (A) ini berarti bahwa biaya retribusi jasa pelayanan di BIPTAK relatif sangat murah dan untuk pelatihan adalah gratis atau tidak dipungut biaya. Alasan paling banyak pengguna Layanan adalah mendapat pelatihan / ketrampilan operator garmen dan Alas Kaki secara gratis dan langsung disalurkan bekerja di industri. Nilai IKM tertinggi kedua adalah Produk spesifikasi jenis pelayanan yaitu pelatihan operator jahit baik untuk garmen maupun alas kaki yaitu pada angka 95,75 (A) sangat baik berikutnya Kompetensi pelaksana dengan nilai 95 (A) sangat baik dan kelengkapan sarana prasarana dengan nilai 93,25 (A). Semua pengguna layanan yang mengikuti pelatihan operator jahit dan alas kaki menyatakan puas dengan program pelatihan tersebut sesuai kompetensi yang dibutuhkan untuk bekerja di perusahaan Garmen , Alas Kaki atau bahkan sebagai bekal untuk membuka Wira Usaha baru.

...
Kunjungan Kerja Pj Bupati Banyumas Bersama Jajaran ke Disperindag Prov Jateng

Semarang - PJ. Bupati Banyumas bersama jajaran melaksanakan kunjungan kerja ke Dinas Peridustrian dan Perdagangan Prov. Jawa Tengah pada Senin (17/02/2025) dan diterima langsung Plt. Kepala Dinas @disperindagjateng. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi program serta kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan industry dan perdagangan di wilayah Banyumas. Dalam pertemuan yang berlangsung dengan, PJ Bupati Banyumas mengungkapkan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk menciptakan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan. Kerjasama yang erat antara berbagai pihak sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi. Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menyambut baik inisiatif dari PJ Bupati Banyumas dan menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program yang akan diimplementasikan. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah menekankan bahwa koordinasi yang baik akan membantu dalam mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh industri, UMKM, termasuk peningkatan kualitas produk, serta packaging. Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang lebih intensif antara kedua belah pihak. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi perkembangan ekonomi di Kabupaten Banyumas dan Provinsi Jawa Tengah secara keseluruhan. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat tercapai visi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan mampu menghadapi tantangan global di masa depan. #DisperindagJateng #pemkabbanyumas #industri #perdagangan #ppid

...
Peningkatan Kesadaran IKM Terhadap Hak Kekayaan Intelektual

Kamis, 23 Januari 2025. Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah melaksanakan Anjangsana ke IKM Ungaran Custom Wear, sebuah industri kecil menengah yang bergerak di bidang sablon dan konveksi yang berlokasi di Jalan Karimunjawa, Gedanganak, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Ungaran Custom Wear dirintis oleh Dedy Adiyan pada tahun 2015 dengan memproduksi kaos "Penting Dolan". Sebelum memulai usaha kaos "Penting Dolan", Dedy Adiyan bekerja sebagai karyawan swasta dan sudah mencoba beberapa usaha lainnya seperti angkringan, kain perca, juice, dan krupuk. Ketika memulai usaha kaos, usaha tersebut berjalan lancar dan mendapat antusias dari banyak komunitas, khususnya dari komunitas pendaki gunung. Namun, usaha kaos tersebut kemudian terkendala dari segi nama usaha maupun design sehingga omzet berkurang banyak sehingga pelan- pelan Dedy Adiyan mengurangi produksi kaos tersebut dan merintis usaha "Ungaran Custom Wear" yang berfokus pada sablon kaos dan konveksi. Sehubungan dengan plagiasi nama usaha dan design yang berimbas pada usaha sebagaimana yang terjadi pada usaha yang dirintis Dedy Adiyan, maka sudah selayaknya para pelaku usaha paham mengenai pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Hak Kekayaan Intelektual didefinisikan sebagai hak untuk memperoleh perlindungan secara hukum atas kekayaan intelektual, sesuai dengan peraturan perundang-undangan di bidang HKI. Beberapa bentuk HKI antara lain: hak paten, merek, desain industri, hak cipta, indikasi geografis, rahasia dagang, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST).