ARSIP BERITA

Berikut ini adalah kumpulan Arsip Berita pada 12/2025

...
BAKPOWER, Bakpao Karakter dari Dapur Kecil Ke Impian Besar

Ada banyak usaha kecil yang dijalankan masyarakat yang ternyata hasilnya tidak kecil. Salah satu contoh usaha tersebut adalah usaha di bidang kuliner yakni bakpao. Usaha bakpao adalah bisnis kuliner yang menawarkan potensi besar karena bakpao populer di kalangan semua usia. Adalah Nana Amir, salah seorang pengusaha bakpao di Kota Semarang yang memanfaatkan peluang menjual bakpao sejak Nana Amir memutuskan untuk menjadi Ibu Rumah Tangga. Sebelum pandemi Covid, Nana Amir membuat usaha Bolu Batik, kemudian dilanjut dengan mengikuti kursus online membuat bakpao karakter. Awalnya Nana Amir hanya bisa membuat beberapa karakter pada bakpao, tapi saat ini Nana sudah mampu membuat beragam karakter custom sesuai permintaan pembeli, diantaranya Labubu, Pororo, Cinderella, Kura- kura Ninja, Doraemon, serta beragam bakpao tema yang bisa disesuaikan dengan acara yang akan dirayakan misal Gong Xi Fa Cai, Natal, Idul Fitri, Ulang Tahun dan banyak lagi. Untuk isian bakpao, diantaranya coklat, kacang hijau, strawberry, blueberry, dan vanilla. Saat ini, Nana Amir dibantu 5 orang pekerja untuk menyelesaikan orderan yang datang dari reseller, pemesanan online, maupun pemesanan langsung. Setiap hari, Nana Amir memproduksi sekitar 300 pcs bakpao karakter yang ke depannya diharapkan akan terus bertambah jumlahnya. Penyuluh Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan Up Radio, menggandeng Nana Amir untuk mempromosikan usahanya pada sesi Business Corner Up Radio 98.5 FM. Promosi usaha penting untuk meningkatkan kesadaran merek, mendorong penjualan, dan menarik pelanggan baru. Saat ini, Nana Amir mempromosikan usahanya melalui marketplace, reseller dan media sosial instagram @bakpower.smg. Tanpa promosi, bisnis mungkin tidak akan dikenal oleh masyarakat luas, seberapa pun baiknya produk atau jasa yang ditawarkan. Dan impian Nana Amir selanjutnya adalah memiliki banyak armada penjual Bakpower keliling agar produk bakpao karakter dapat semakin dikenal dan diminati masyarakat.

...
PELATIHAN MENJAHIT READY TO WEAR

#sobatIndag, Pelatihan Menjahit Ready To Wear bagi UKM Jawa Tengah, terselenggara atas kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Jawa Tengah serta Baznas Provinsi Jawa Tengah. Acara Pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, didampingi Kepala Disperinag Prov. Jawa Tengah dan Ketua Baznas Jawa Tengah pada Rabu, (03/12/2025), di @biptak_disperindagjateng. Dalam sambutannya Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menyampaikan bahwa UKM Jawa Tengah harus bertransformasi dari sekadar menjahit pesanan individu (custom) menuju produksi Ready-to-Wear (siap pakai) yang efisien dan massal. Ini adalah tuntutan pasar modern dan harus mampu memproduksi dalam skala yang konsisten dan berkualitas tinggi agar bisa mengisi rak-rak ritel modern dan bersaing dengan produk impor. Peserta Pelatihan Menjahit Ready To Wear bagi UKM Jawa Tengah sebanyak 70 orang IKM/UKM Muslimah yang berasal dari Demak, Boyolali, Kendal, Kota Semarang, dan Semarang. Narasumber pelatihan dari Indonesia Fashion Camber (IFC) Kota Semarang beserta 4 orang Instruktur yang akan mendampingi selama pelatihan menjahit mulai 3 s/d 5 Desember 2025. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas Produk, menciptakan inovasi, berani merancang dan memproduksi model-model baru yang sesuai dengan tren pasar, dan memperluas pasar IKMI/UKM Jawa Tengah, dengan produk yang berkualitas, IKM kita akan lebih kompetitif, baik di pasar lokal maupun nasional. @ahmadluthfi_official @tajyasinmz @nawalarafah_tajyasin @baznasjateng @dekranasdaprovjateng #gubernurjateng #ahmadlutfi #wakilgubernur #tajyasin #ngopeninglakoni #DisperindagJateng #DekranasdaJateng #BaznasJateng

...
PERTEMUAN TEKNIS PENGUATAN PEMAHAMAN ROO DAN PEMANFAATAN SKA DI SEKTOR INDUSTRI

Pertemuan Teknis Penguatan Pemahaman ROO dan Pemanfaatan SKA dalam rangka Peningkatan Utilisasi Perjanjian Perdagangan Internasional di Sektor Industri - Kota Semarang Pada hari ini Senin, 1 Desember 2025, Dirjen Ketahanan Perwilayahan dan Akses industri Internasional, Kementrian Peridustrian Republik Indonesia telah melaksanakan kegiatan terkait pemahaman ROO dan pemanfaatan SKA. Acara dibuka secara langsung oleh Direktur Akses Industri Internasional Ditjen KPAII Kemenperin dan dihadiri oleh kurang lebih 40 pelaku usaha pengguna SKA di Kota Semarang. Disperindag Provinsi Jawa Tengah hadir sebagai narasumber dan menyampaikan materi terkait Peran Strategis Provisi Jawa Tengah untuk Peningkatan Ekspor dalam Perdagangan Internasional. Pada saat paparan, ditegaskan bahwa peningkatan ekspor daerah dapat dicapai melalui pemanfaatan optimal SKA dan perjanjian perdagangan internasional, penguatan daya saing industri, penyediaan layanan dan pendampingan ekspor yang komprehensif, serta kolaborasi lintas instansi untuk mendukung percepatan dan standardisasi layanan perdagangan luar negeri. Pada akhir sesi dilakukan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber sehingga menghasilkan masukan penting bagi peningkatan layanan dan pendampingan ekspor di daerah. Antusiasme peserta semakin terpacu karena diakhir sesi, peserta diberikan kuis untuk mengukur sejauh mana pemahaman peserta terkait materi2 yang disampaikan oleh narasumber.